Pengguna sistem operasi Windows 11 kini mendapatkan pembaruan signifikan pada aplikasi Notepad. Editor teks bawaan yang selama ini dikenal dengan kesederhanaannya, kini mulai mengadopsi fitur yang sebelumnya menjadi ciri khas Microsoft Word, yakni kemampuan membuat tabel. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyusun catatan, daftar inventaris buku, atau daftar tugas (to-do list) dengan tampilan yang jauh lebih rapi dan terstruktur tanpa biaya tambahan. Dukungan tabel ini sedang digulirkan secara bertahap dan diprediksi akan tersedia secara luas bagi seluruh pengguna dalam beberapa pekan mendatang.
Evolusi Fitur dan Kemudahan Penggunaan
Langkah ini merupakan kelanjutan dari pembaruan awal tahun, di mana Notepad mulai mendukung format rich text seperti cetak tebal (bold), miring (italic), garis bawah, hingga penomoran. Namun, penambahan fitur tabel menjadi sorotan utama karena integrasinya yang terasa lebih sederhana dibandingkan saudaranya yang lebih besar, Microsoft Word. Untuk menyisipkan tabel, pengguna cukup menekan tombol “Table” baru pada bilah format. Sebuah jendela pop-up akan muncul, memungkinkan pemilihan jumlah kolom dan baris secara visual, atau melalui dialog “Insert table” untuk memasukkan angka dimensi yang presisi.
Notepad kini juga mendukung format tabel gaya Markdown, memberikan fleksibilitas bagi pengguna teknis. Proses penyuntingan dibuat intuitif; pengguna dapat mengklik kanan di mana saja untuk menyisipkan atau menghapus baris dan kolom. Salah satu fitur yang dinilai sangat fungsional adalah opsi “Fit columns to window width”, yang memungkinkan tabel merenggang menyesuaikan lebar jendela aplikasi secara otomatis.
Performa dan Opsi Kustomisasi
Di tengah kekhawatiran bahwa penambahan fitur format teks dan integrasi kecerdasan buatan (AI) akan memberatkan aplikasi, pengujian menunjukkan hasil yang positif. Aktivitas formatting maupun pembuatan tabel terbukti ringan dan tidak membebani kinerja sistem. Kendati demikian, bagi pengguna yang merasa fitur-fitur ini justru menghilangkan esensi Notepad sebagai editor teks cepat, Microsoft menyediakan opsi fleksibilitas penuh. Melalui menu Pengaturan (ikon gerigi), pengguna dapat mematikan berbagai fitur modern tersebut, termasuk menyembunyikan integrasi Copilot dan fitur pemulihan berkas, untuk mengembalikan pengalaman klasik Notepad.
Dominasi Microsoft Word untuk Dokumen Kompleks
Meskipun Notepad semakin canggih, Microsoft Word tetap memegang peranan vital sebagai aplikasi pengolah kata utama untuk kebutuhan profesional seperti pembuatan surat, jurnal, laporan, hingga naskah buku. Tabel di dalam Word memiliki fungsi krusial sebagai garis pembatas data yang kompleks agar tersusun sistematis. Mekanisme pembuatan tabel di Word tetap menjadi standar industri, di mana pengguna mengakses menu “Insert” lalu memilih opsi “Table”. Metode ini menawarkan dua pendekatan: menarik kursor pada grid visual untuk tabel sederhana, atau memilih “Insert table” untuk pengaturan baris, kolom, dan Autofit yang lebih spesifik.
Fitur Lanjutan yang Belum Tertandingi
Keunggulan Word yang belum dapat diimbangi oleh Notepad terletak pada fitur manipulasi data dan estetika. Word memiliki kemampuan “Convert Text to Table”, sebuah fitur cerdas yang dapat mengubah teks yang dipisahkan oleh tab menjadi tabel secara instan tanpa perlu menyalin-tempel manual. Selain itu, aspek visual menjadi nilai tambah tersendiri. Melalui tab “Table design”, pengguna Word dapat memilih berbagai templat gaya tabel yang sudah tersedia atau melakukan kustomisasi manual terhadap ketebalan garis dan warna, memberikan sentuhan profesional yang belum tersedia di editor teks sederhana seperti Notepad.