Take a fresh look at your lifestyle.

Zikir Akbar Tetap Dilaksanakan

211

PEMALANG – Zikir akbar tetap dilaksanakan di tengah kebijakan peningkatan kewasdapaan dan kesiapsiagaan menghadapi risiko penularan covid-19 yang diumumkan pemerintah daerah. Zikir untuk keselamatan agama, bangsa dan negara diikuti oleh ribuan jemaah di GOR Jacko Keboijo, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, baru-baru ini.

Panitia kegiatan, Fahmi Hakim mengatakan kegiatan merupakan penutupan dari pangajian rutin Rabu Pon, Yayasan Nuurul Kawaakib Yasin Fadhillah, Kabupaten Pemalang.”Kegiatan diisi dengan zikir untuk keselamatan agama, bangsa dan negara,”kata Fahmi yang juga Ketua Komisi B DPRD Pemalang.

Lebih lanjut dia menjelaskan kegiatan menghadirkan kiai dan ulama dengan tujuan agar umat Islam di Kabupaten Pemalang tetap terjaga serta selamat dari bala atau cobaan. Anggota Fraksi PPP itu menegaskan cobaan yang sedang dihadapi ini adalah adanya wabah korona.

Adapun para kiai yang hadir antara lain KH Mubarok, KH Syamsuri, KH Nur Chalim Al Hafiz, Kiai Sam’ani dan KH Khasan Hayyi Al Hafiz. Dalam pengajian juga hadir praktisi kesehatan yakni dokter Muhammad Nur Azis.

Dokter Azis mengatakan penting bagi umat Islam untuk mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan serta tindakan dini terhadap merebaknya virus tersebut. “Masyarakat tidak perlu panik tetapi harus menyikapinya dengan cerdas,”kata Azis.

Menurut dia penyakit tersebut diturunkan oleh Allah untuk mengingatkan manusia. Karena itu sudah sepatutnya umat Islam berdoa bersama meminta kepada Allah agar mencabut kembali penyakit tersebut.

Zikir berjalan dengan tertib, lancar dan khusyuk. Ribuan jemaah yang sebagian besar wanita itu menyimak setiap ceramah yang disampaikan para kiai dan pengetahuan kesehatan dari nara sumber. Melalui zikir akbar itu jemaah semakin mantap hatinya untuk menjalani kehidupan tanpa rasa cemas semenjak merebaknya wabah korona.

Sementara itu kegiatan yang melibatkan banyak orang berupa pengajian juga dilaksanakan di masjid Agung Nurul Kalam,Alun-alun Pemalang. Pembina Yayasan Masjid Agung Nurul Kalam, Muntoha menjelaskan penghajian rutin Jumat Kliwon tetap diselenggarakan dan jemaah yang hadir seperti biasa, ribuan.

“Jumat (20/3) pagi tadi turun hujan sehingga pengajian Jumat Kliwonan ini meskipun yang hadir ribuan namun tidak seperti Jumat Kliwon sebelumnya,”kata dia. Dalam pengajian Jumat Kliwon kemarin hadir penceramah Kholid Mawardi yang berpesan agar jemaah tidak perlu takut dengan Korona sebaliknya mereka harus takut kepada pencipta korona yaitu Allah.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA