Take a fresh look at your lifestyle.

Libur Lebaran, Puluhan Ribu Pengunjung Padati Tempat Wisata di Brebes

BREBES, smpantura.com- Sedikitnya puluhan ribu pengunjung memadati sejumlah destinasi wisata unggulan di Kabupaten Brebes, selama libur Lebaran tahun ini. Beberapa tempat wisata favorit di Kota Bawang, yang diserbu pengunjung di antaranya, Pantai Randusanga Indah (Parin), Hutan Mangrovesari dan Pulau Cemara.

Di Parin Brebes misalnya, jumlah kunjungan meningkat seginifikan dibanding hari biasa. Selama libur Lebaran hingga H+4 Lebaran, atau Kamis (5/5/2022), pengunjung per hari rata-rata mencapai 2.500 orang. Sementara saat hari biasa rata-rata hanya 1.000 orang per hari.

Membludaknya pengunjung di wisata yang dikenal dengan kuliner ikan bakar ini, membuat pantai dipenuhi wisatawan. Mereka mayoritas wisatawan lokal yang ingin memanfaatkan libur Lebaran ini. Namun, tidak sedikit pemudik yang juga berwisata di tempat tersebut.

Rudi (35) pemudik asal Jakarta yang tengah pulang kampung ke Songgom, Kabupaten Brebes mengaku, berwisata di Parin untuk mengisi waktu libur Lebaran bersama keluarga. Setiap kali pulang kampung ke Brebes, dirinya dan keluarga memang memanfaatkan waktu libur untuk mengunjungi tempat wisata lokal. “Awalnya saya mau ke tempat wisata lain, tapi karena macet saya pilih ke sini (Parn-red),” tuturnya.

Kepala Desa Randusanga Kulon, Brebes, Afan Setiono mengatakan, jumlah pengunjung di Parin selama libur Lebaran memang mengalami peningkatan. Namun kenaikan jumlah pengunjung itu belum sesuai dengan yang diharapkan. Sebab, jika dibanding musim libur Lebaran sebelum pandemi Covid-19, jumlah pengunjung saat ini masih kalah banyak. “Kalau saat ini terhitung sejak H+1 Lebaran, rata-rata jumlah pengunjung di Parin sekitar 2.500 orang per hari. Kalau hari normal pengunjungnya rata-rata 1.000 orang per hari. Berbeda jauh saat libur Lebaran sebelum pandemi, ” ungkapnya, Kamis (5/5/2022).

Puncak kunjungan di Pain Brebes, lanjut dia, sudah terjadi pada H +2 lalu. Saat itu, jumlah pengunjungnya lebih dari 2.500 orang. Setalah itu, meski pengunjungnya masih banyak, tetapi jumlahnya terus menurun. “Mudah-mudahan, target kami tercapai, karena diprediksi pada Sabtu dan Minggu, pengunjung akan meningkat,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, selama sepekan libur Lebaran, wisata Parin dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pengelolaan itu didapat setelah memenangi lelang resmi di Dinas Pariwisata setempat. Bahkan, nilai kontraknya mencapai Rp 180 juta untuk sepekan libur Lebaran. “Selama libur Lebaran ini, pengelola Parin ini ditangani BUMDes,” pungkasnya. (T07_red)

BERITA LAINNYA