Take a fresh look at your lifestyle.

Waw !! Setelah Tur ke Bromo, 10 Pejabat Brebes Terkonfirmasi Positif Covid-19

97

BREBES – Setelah mengikuti kegiatan tur ke Bromo, Jawa Timur bersama Bupati Brebes, sebanyak 10 pejabat di jajaran Pemkab Brebes terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu diketahui setelah hasil swab yang dilakukan terhadap mereka keluar, kemarin.

Sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Brebes, sebelumnya diambil sample swab oleh tim medis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Brebes. Itu dilakukan setelah para pejabat tersebut melakukan studi banding ke wilayah Jawa Timur (Jatim), bersama Bupati Brebes Idza Priyanti. Dari swab tersebut hasilnya 10 pejabat yang menjadi peserta studi banding terkonfirmasi positif. Sebelumnya, suami Bupati Brebes yang juga ikut dalam tur tersebut juga terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dari hasil swab yang kita kirim ke Semarang, ada 10 pejabat yang terkonfirmasi positif,” tandas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Brebes, dr Sartono saat dikonfirmasi wartawan, Senin (23/11).

Dia mengatakan, dari 10 pejabat yang positif tersebut, terdiri dari 7 orang pejabat sekertaris dinas (Sekdin), 1 orang Kepala Bagian (Kabag) di lingkungan Setda Brebes dan 2 orang pendamping rombongan. Dilihat dari analisa potensi penyebaran virus, mereka dimungkinkan tertular saat ada di dalam bus rombongan. Apalagi, saat dilakukan pemeriksaan terhadap kru bus, juga menunjukan hasil yang reaktif. “Kemungkinan, mereka ini tertular saat di dalam bus. Tapi, bisa juga mereka tertular saat berangkat atau pulang. Ini mempunyai potensi terjadi penularan,” terangnya.

Menurut dia, dari 10 pejabat yang terkonfirmasi positif Covid-19, satu orang di antaranya memiliki gejala. Pasien saat ini dirawat di RSUD Brebes. Sedangkan lainnya, melakukan isolasi mandiri. “Satu yang memiliki gejala, sudah dirawat di RSUD Brebes. Sedangkan lainnya itu tidak ada gejala, sehingga melakukan isolasi mandiri,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya juga akan melakukan tracking terhadap keluarga pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Langkah itu dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran. “Dalam waktu dekat, kita lakukan tracking terhadap orang yang sempat kontak erat dengan pasien, termasuk anggota keluarganya. Ini tidak lain untuk memutus mata rantai penyebaran,” ujarnya.

Hingga saat ini, sambung dia, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Brebes totalnya sebanyak 1.048 orang. “Dari jumlah ini, 661 orang dinyatakan sembuh dan 205 pasien melakukan isolasi mandiri. Kemudian, sebanyak 119 pasien di rawat dan 63 orang dilaporkan meninggal dunia,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA