Take a fresh look at your lifestyle.

Waspada Korona, Warga Diminta Lapor Keberadaan Orang Asing

105

SLAWI- Dengan adanya dua warga negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif virus korona (Covid-19), Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak tertular virus yang pertama muncul di Wuhan, China tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji mengatakan, warga diharap lebih hati-hati dan melaporkan bila mendapati warga yang pulang dari bepergian dari luar negeri atau mendapati warga asing dari negara-negara yang sudah terkena Covid-19 . Diantaranya negara Singapura, Malaysia,Filipina, Thailand, Jepang dan China.

“Apabila ada warga dari luar negeri untuk lebih hati-hati dan laporkan segera ke Dinkes atau ke nomor 08112626119,”sebut Hendadi, saat ditemui Selasa (3/3) .

Seperti diketahui, dua WNI yang positif  tertular virus korona dari warga Jepang yang datang ke Indonesia . Warga Jepang yang membawa virus Korona tersebut diketahui positif virus korona saat kembali ke Malaysia.

“Warga Jepang kontak dengan warga Indonesia, dan ternyata WNI ini tertular dan dinyatakan positif korona,”sebutnya.

Hendadi mengatakan, sebagai bentuk kewaspadaan terhadap Covid-19, pihaknya telah menyampaikan kepada seluruh Puskesmas agar lebih mendalam saat melakukan anamnesa pada pasien.Diantaranya dengan menanyatakan riwayat ada tidaknya kontak dengan warga asing.

Meski ada dua WNI yang positif virus korona, Hendadi mengimbau warga agar tidak panik menyikapi  hal itu. Pencegahan dapat dilakukan dengan melakukan cuci tangan dengan sabun dan menjaga kebersihan diri.

Selain itu, menggunakan masker bila batuk dan pilek, mengonsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah.

Kemudian hati-hati kontak dengan hewan, rajin olahraga dan istirahat cukup, jangan mengonsumsi daging yang tidak dimasak. “Bila batuk pilek dan sesak napas segera ke fasilitas kesehatan,”imbuhnya.

Menurutnya, Kabupaten Tegal telah menyiapkan rumah sakit bagi penderita Covid-2019. RSUD Dr Soeselo merupakan salah satu dari sepuluh rumah sakit rujukan Covid-2019 di Jateng. (Sari/Red-06)

 

BERITA LAINNYA