Take a fresh look at your lifestyle.

Politeknik: Mencetak Insan Adaptif dan Merdeka

Oleh : Ginanjar Wiro Sasmito

POLITEKNIK merupakan salah satu jenis perguruan tinggi, yang menyelenggarakan pendidikan vokasi, untuk berbagai macam rumpun ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pendidikan ini berfokus pada satu bidang keahlian tertentu, yang berorientasi pada kepemilikan ilmu terapan (applied science).

Saat ini, berdasarkan Peraturan Permenristekdikti Nomor 51 Tahun 2018, Politeknik diberikan kewenangan menyelenggarakan pendidikan hingga jenjang magister dan doktor, dalam lingkup ilmu terapan (applied science).

BACA JUGA

Klambi Khas Tegal

Iwak Kutuk

Dalam perkembangannya, Politeknik masih dipandang sebelah mata, oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Tidak jarang Politeknik dijadikan pilihan kedua, dalam menentukan pilihan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Politeknik masih diidentikkan dengan sekolah, dengan capaian lulusan sebagai seorang “operator atau tukang” saja. Pandangan umum tersebut tentu saja keliru, pendidikan yang diselenggarakan di Politeknik, tentu saja diatur dalam penyetaraan capaian pembelajaran melalui ketentuan KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia), melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 73 Tahun 2013.

Ketentuan ini mengatur capaian pembelejaran di setiap jenjang pendidikan, misalnya Diploma IV, yang setara dengan S1 dan berada pada level 6 KKNI.

Menegasikan dengan pandangan umum yang keliru tersebut, kegiatan pendidikan yang diselenggarakan di Politeknik, justru mampu melahirkan insan (mahasiswa dan alumni) yang adaptif dan merdeka, terhadap perubahan yang bergulir begitu cepat seperti sekarang.

Disamping menerapkan komposisi kurikulum minimal 60 persen praktikum dan 40 persen teori, konsep penyelenggaraan pendidikan di Politeknik, juga menerapkan Project Based Learning/Case Based Learning di setiap pembelajaran mata kuliahnya.

Konsep pendidikan seperti ini, sangat optimal dalam mengasah kemampuan hard skill dan soft skill mahasiswa secara langsung dan real, tak hanya kemampuan bidang ilmu, tapi kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, kemampuan bekerja sama, dan kemampuan mengelola suatu project atau case benar-benar terasa dengan menerapkan konsep pendidikan ini.

Tak hanya itu. Konsep pendidikan di Politeknik (Project Based Learning/Case Based Learning), juga berorientasi pada Teaching

Factory. Sistem pembelajarannya benar-benar menggunakan instrumen Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), yang menjadikan peserta didik secara langsung dapat merasakan seolah berperan sebagai salah satu tim, yang terdapat di DUDI tersebut.
Pada bulan April 2020, menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset

dan Teknologi melalui Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen DIKTI), menerbitkan panduan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka.

Salah satu programnya adalah magang/praktik kerja. Program ini

diklaim sebagian besar kalangan, menjadi salah satu yang dapat mempercepat, dan menguatkan kepemilikan kompetensi mahasiswa.

Sehingga lebih mudah terserap di DUDI, ketika mahasiswa lulus

dari perguruan tinggi.
Program ini digadang-gadang mampu meminimalkan angka

pengangguran, yang terdapat di Indonesia. Hebatnya, program

magang/praktik kerja tersebut, benar-benar menjadi salah satu

mata kuliah selama minimal satu semester, pada kurikulum yang

diselenggarakan di pendidikan Politeknik, jauh sebelum program

Merdeka Belajar–Kampus Merdeka digulirkan Dirjen DIKTI.
Ini menjadikan penerapan program magang/praktik kerja, lebih

siap diterapkan di Politeknik karena pengalamannya, dibanding

dengan jenis perguruan tinggi lain.

Itulah beberapa hal yang menjadikan insan Politeknik, lebih adaptif dan merdeka dibanding yang lain, menjadikan mereka

lebih siap berada di DUDI, lebih siap menerima tantangan,

lebih siap terhadap segala macam perubahan yang berjalan

begitu cepat. Karena itu sudah semestinya Politeknik menjadi

prioritas utama, dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih

tinggi, minimal setelah lulus dari bangku SMA/SMK/sederajat.

(*)

 

 

BERITA LAINNYA