Take a fresh look at your lifestyle.

Warga Positif Korona, Brekat dan Bumiharja Lockdown Lokal

171

TARUB – Setelah warga Desa Brekat dan Bumiharja di Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal dinyatakan positif terpapar Virus Korona (Covid-19), dua desa tersebut langsung memberlakukan lockdown lokal. Siapa pun warga yang akan masuk desa itu harus diperiksa.

“Kami memberlakukan lockdown ini sejak warga kami positif corona,” kata Kepala Desa Brekat, Purwanto, Jumat (17/4).

Dikatakan, satu warganya yang positif Virus Korona sekarang sedang dirawat di RSUD Dr Soeselo Slawi. Sebelumnya, warga itu diperbolehkan pulang usai dirawat di RSUD Soeaelo saat statusnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Setelah berada di rumah, ternyata hasil tes swab tenggorokan keluar dari Lab Kes Yogyakarta. Pasien tersebut dinyatakan positif terpapar Korona, dan kembali dijemput tim medis untuk kembali diisolasi.

“Adapun jalan yang diblokade di Desa Brekat hampir semuanya. Seluruh jalan yang masuk ke desa ditutup dengan bambu dan kayu. Setiap titik dijaga ketat oleh warga, dan hanya jalan utama yang masih dibuka. Itu pun buka tutup,” ucapnya.

Dia menyatakan, berakhirnya lockdown ini, pihaknya belum bisa memastikan. Bisa terjadi 1 bulan atau lebih. Untuk saat ini, pihaknya hanya ingin warganya terbebas dari Virus Korona. Karenanya, bagi warga yang bukan warga Desa Brekat, tidak diperkenankan masuk ke wilayah tersebut.

“Semua warga yang masuk diperiksa, kalau bukan warga sini (Brekat-red), langsung disuruh pulang,” ujarnya.

Sementara itu, Desa Bumiharja juga memberlakukan hal serupa. Hal itu dilakukan karena ada warganya yang juga positif Virus Korona.

“Ya, desa kami juga lockdown,” kata Kepala Desa Bumiharja, Imam Sukanto.

Imam menyebut blokade jalan dilakukan di jalan utama masuk desa. Selain ditutup, jalan itu juga dijaga ketat oleh warga.

“Kalau ada warga yang mau masuk ke desa, diperiksa dulu,” tukasnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA