Take a fresh look at your lifestyle.

Warga Mintaragen Inisiatif Lakukan Karantina RT RW

140

TEGAL – Sejumlah rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur inisiatif melakukan karantina wilayah, menyusul ditetapkannya daerah tersebut sebagai zona merah oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, Selasa (31/3) lalu.

Masuknya wilayah Kelurahan Mintaragen sebagai zona merah, lantaran terdapat satu warga yang terkonfirmasi Covid-19 dan telah meninggal dunia. Pasien positif merupakan seorang laki-laki berusia 77 tahun yang sempat mendapat perawatan di RSI Harapan Anda, Kota Tegal.

Lurah Mintaragen, Gigih Wahyudin membenarkan inisiatif yang dilakukan warganya tersebut. Menurut dia, seluruh lapisan masyarakat bahu membahu melakukan upaya pencegahan terhadap Covid-19, Rabu (1/4) siang.

“Salah satunya mereka membentuk satgas relawan sendiri di masing-masing RT/ RW. Mereka saling memberikan infomasi, jika didapati warganya yang baru pulang merantau. Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi langkah ini,” kata Gigih.

Berkaitan dengan zona merah, Gigih meminta kepada seluruh warga Kelurahan Mintaragen untuk tetap tenang dan tidak panik. Bahkan, pihaknya menghimbau agar warganya untuk bisa menghilangkan ego sektoral dan selalu memupuk rasa semangat untuk bekerjasama.

Bahkan, dalam kondisi seperti ini, dia berharap warga Kelurahan Mintaragen semakin sadar untuk menjaga kesehatan dan melakukan anjuran pemerintah. Seperti rajin melakukan cuci tangan, menjaga jarak atau menghindari kerumunan massa hingga membatasi aktivitas di luar rumah.

“Untuk penanganan di kediaman pasien positif, sudah dilakukan Dinas Kesehatan. Bahkan, sejumlah keluarga pasien telah diperiksa dan hasilnya negatif. Namun, 10 hari ke depan mereka akan kembali menjalani pemeriksaan, sehingga benar-benar dipastikan negatif Covid-19,” imbuhnya.

Sementara, Ketua RT 02/ RW 07 Kelurahan Mintaragen, Ecep Mulyadi menambahkan, untuk mengantisipasi peredaran Covid-19, pihaknya akan melakukan sterilisasi kampung secara berkala bersama warga masyarakat.

Tak hanya itu, akan dilakukan pula himbauan anjuran pemerintah kepada warga, melalui pengeras suara musala dan pemasangan spanduk di sejumlah titik.

“Harapannya, seluruh warga tergerak untuk bisa mengantisipasi diri, keluarga dan lingkungan dari bahaya Covid-19. Minimal dengan mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, baik di dalam maupun di luar rumah,” pungkasnya. (Haikal/red10)

BERITA LAINNYA