Take a fresh look at your lifestyle.

Warga Klampok Terima Bantuan CSR Alat Kebersihan

127

BREBES – Warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, menerima bantuan alat kebersihan dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Agung Pelita Indonesia (API). Perusahaan yang bergerak di bidang asesoris produk sepatu itu, menyerahkan bantuan alat kebersihan berupa becak sampah, yang diterima langsung Kepala Desa (Kades) Klampok Nasikhatun Fitriyani, Sabtu (8/8), di halaman Balai Desa setempat.

Perwakilan PT API, Slamet Abdul Ghofir mengatakan, perusahaannya kali ini menyerahkan bantuan sebanyak 4 unit becak sampah bagi masyarakat sekitar pabrik, yakni warga Desa Klampok. Bantuan dari dana CSR perusahaan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaannya terhadap lingkungan masyarakat sekitar pabrik. Apalagi, pihaknya mendapat masukan di wilayah Desa Klampok saat ini tengah menghadapi masalah serius terkait pengolahan sampah. Sehingga, pihak perusahaan berinisiatif memberikan bantuan becak sampah, agar persoalan sampah yang tengah dihadapi warga bisa teratasi. “Kali ini kami baru bisa sebatas memberikan bantuan 4 unit becak sampah, dan kedepan insyaallah akan terus berkembang. Ini karena perusahaan kami masih baru di Brebes,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Dia berharap, bantuan becak sampah tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi kepentingan masyarakat Desa Klampok. Khususnya, dalam upaya mewujudkan manajemen desa bersih. “Program desa bersih ini sangay bagus dan mulia, dan ini menjadi peluang kami untuk masuk serta berperan di dalamnya melalui dana CSR yang dimiliki,” sambungnya.

Sementara Kades Klampok Nasikhatun Fitriyani mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas bantuan yang diberikan PT API tersebut. Sebab, saat ini masyarakat di desanya sedang mengalami permasalahan sampah yang luar biasa. Adanya bantuan becak sampah tersebut, pihaknya sangat merespon karena memang saat ini sedang dibutuhkan untuk mengatasi persoalan sampah tersebut. Di sisi lain, bantuan itu dapat mendukung program manajemen desa bersih yang saat ini sedang dilaksanakan.”Kami sangat merespon bantuan ini, dan sangat berterimakasih. Ini karena bisa mendukung program manajemen desa bersih yang saat ini,” ungkapnya.

Terkait program tersebut, lanjut dia, pihak desa melakukan ekselelator dan telah mengalokasikan anggaran bagi pengadaan 8 unit sepeda motor bak sampah. Namun rencana itu terkendala adanya pandemi Covid-19. Dana yang telah direncanakan tersebut terserap untuk penangganan Covid-19 di desanya. Adanya bantuan bak sampah itu menjadi salah satu solusi dalam untuk menggantikan sepeda motor bak sampah. “Sehingga manajemen desa bersih yang telah kami programkan bisa tetap berjalan,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA