Take a fresh look at your lifestyle.

Warga Binaan Rutan Pekalongan Ciptakan Ribuan Masker, Dibagi Gratis ke Masyarakat

213

PEKALONGAN – Warga binaan Rutan Kelas IIA Pekalongan mampu menciptakan ribuan masker pelindung. Masker tersebut diproduksi berkat pembinaan Rutan Pekalongan terhadap warga binaan, yang memiliki kemampuan menjahit. Bahkan, usai memproduksi 1.200 masker, masker tersebut dibagi-bagikan kepada masyarakat secara gratis sebagai upaya turut mencegah penyebaran Covid-19 dalam bakti sosial yang digelar di depan Rutan setempat, Kamis (23/4) sore.

Tak butuh waktu lama, ribuan masker disambut antusias warga masyarakat yang melintas di depan Rutan Pekalongan. Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Anggit Yongki Setiawan, menyatakan pembagian masker secara gratis itu merupakan rangkaian kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT Ke-56 Pemasyarakatan. Menurutnya, Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh rutan/lapas se-Indonesia untuk membuat masker dan dibagikan ke masyarakat.

Kemudian, warga binaan Rutan Pekalongan ada yang punya kemampuan menjahit, maka dimemaksimalkan potensi yang ada dan mereka juga telah mengikuti pelatihan menjahit dari BLK. “Ke depan kegiatan pembagian masker kain secara gratis akan kembali dilakukan, jika masker yang dibuat warga binaannya sudah jadi dan terkumpul dalam jumlah banyak,” tegas Anggit, Pihaknya menambahkan, warga binaan yang bisa menjahit memang terbatas. Masker ciptaannya sudah mulai dibuat sejak awal April, dan dalam sehari bisa membuat kurang lebih 75 buah masker.

“Nanti kalau sudah jadi banyak lagi, akan kita bagikan lagi. Apalagi penyebaran pandemi Covid-19 ini saat ini belum berkurang, tetapi terus bertambah,” imbuhnya. Dikatakan, masker kain bikinan para napi itu kualitasnya cukup bagus dan sesuai anjuran pemerintah. Masker kain itu dibuat dua lapis dan di dalamnya bisa disisipi tisu. “Masyarakat bisa menambahkan tisu di dalam masker ini sehingga bisa lebih aman dan harapannya mampu mencegah penularan Covid-19,” tuturnya.

Dalam bakti sosial tetap mengedepankan protokal pencegahan Covid-19, dimana setiap pegawai Rutan mengenakan masker, bahkan tetap menjaga jarak, dan melakukan penyemprotan kepada sejumlah pengguna jalan. Adanya pembagian masker disambut baik oleh warga masyarakat. Astuti (37), salah satu warga menyambut baik atas pembagian yang dilakukan Rutan Pekalongan. Apalagi, harga masker di pasaran saat ini sudah mulai melambung, sementara sesuai anjuran pemerintah diwajibkan menggunakan masker. “Maka, apa yang dilakukan Rutan Pekalongan sangat membantu sekali. Terima kasih Rutan Pekalongan,” tuturnya. (Kuswandi/Red9).

BERITA LAINNYA