Take a fresh look at your lifestyle.

Warga Berdatangan ke Lokasi Penemuan Candi

187

BUMIAYU– Lokasi penemuan beberapa bangunan yang diduga merupakan candi peninggalan masa Hindu di Dukuh Kalipucung, Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Brebes, mulai ramai dikunjungi warga.

Selain warga sekitar, beberapa pengunjung merupakan warga luar desa. Mereka melihat dan mengabadikan lokasi temuan dengan kamera handphone.

Ari (35) warga Bumiayu, mengaku mendengar kabar penemuan candi dari koran Suara Merdeka. Karena penasaran, ia pun sengaja berkunjung ke lokasi yang berjarak sekitar 8 kilometer dari kota Bumiayu.”Penasaran ya melihat foto foto yang ada di koran dan medsos. Jadi ya (datang) ke sini untuk melihat dari dekat,” kata dia.

Alasan yang sama disampaikan pengunjung lainnya, Mardiyanto (45). Dia juga berharap ada penelitian lebih lanjut atas temuan tersebut. Dengan demikian, informasi yang terkandung didalamnya bisa diketahui oleh masyarakat.”Di beberapa desa juga ada seperti Candi Watu Jaran di Laren, Bumiayu. Kemudian Arca Ganesha di Wanatirta Paguyangan. Tapi belum ada penelitian lebih lanjut,” kata dia.

Anggota Tim Pencari Sejarah Galuhtimur Busyro mengatakan, kedatangan warga ke lokasi untuk melihat benda benda temuan tidak bisa dicegah. Warga, kata dia, banyak berdatangan menjelang sore. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pengamanan di lokasi telah ditingkatkan.”Lokasi temuan kita jaga siang dan malam,” katanya.

Menurut Busyro, upaya penggalian telah dihentikan untuk sementara. Saat ini, benda yang sudah ditemukan antara lain fragmen arca Dwarapala (patung penjaga gerbang/pintu), kotak sumur berkedalaman 7 meter dan sejumlah umpak (batu tempat penyangga tiang bangunan). Masyarakat, lanjutnya, sangat berharap penemuan candi dapat ditindaklanjuti pihak terkait. Dengan demikian, peninggalan sejarah itu bisa membawa manfaat bagi warga desa.(Teguh Tribowo/ red38)

BERITA LAINNYA