Take a fresh look at your lifestyle.

Wamendag Resmikan Gudang Berknologi CAS di Brebes

97

BREBES – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga meresmikan gudang berteknologi Controlled Atmosphere Storage (CAS), di Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Selasa sore (16/5). Teknologi Controlled CAS yang diterapkan itu dapat mengoptimalkan implementasi Sistem Resi Gudang (SRG). Sehingga komoditas pertanian yang disimpan memiliki daya tahan lebih lama dengan kualitas yang tidak berubah.

Wamendag meresmikan gudang didampingi Bupati Brebes, Idza Priyanti. Hadir juga Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sidharta Utama, Inspektur Jenderal Kemendag Didid Noordiatmoko, Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar Sutriono Edi, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Muhammad Arif Sambodo.

“Kemendag menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak atas kerja keras dan komitmennya dalam pengembangan SRG, khususnya untuk komoditas bawang merah yang untuk pertama kalinya akan diimplementasikan di Gudang SRG CAS di Kabupaten Brebes,” ujar Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga.

Dia mengatakan, gudang SRG CAS di Brebes sudah dibangun sejak 2018 oleh Kemendag. Pelaksanaan SRG bawang merah diharapkan dapat diduplikasi dan diperluas di tempat lain dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan pelaku usaha dalam rantai bisnis komoditas bawang merah, terutama petani produsen bawang merah.

“Kami berharap gudang SRG Brebes dapat beroperasi secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat pelaku usaha pertanian bawang merah di Kabupaten Brebes,” ucapnya.

Kepala Bappebti Sidharta Utama mengatakan, pelaksanaan SRG untuk komoditas bawang merah baru diimplementasikan di gudang SRG CAS milik Pemerintah Kabupaten Brebes. Namun ke depannya, Kemendag berupaya menambah jumlah gudang-gudang dengan melakukan sinergi dan kerja sama dengan kementerian/lembaga terkait dan para pelaku usaha lainnya.

“Untuk itu, Kemendag bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO) menciptakan akses pasar yang dapat menjembatani antara pemilik barang SRG dengan pembeli. Kerja sama ini telah dituangkan dalam perjanjian yang ditandatangani pada 26 Februari 2021 lalu,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Brebes, Idza Priyanti mengatakan, keberadaan gudang SRG bawang merah bertujuan untuk melakukan tunda jual saat harga bawang merah sedang jatuh dan untuk mendapatkan dukungan pembiayaan dengan bunga yang relatif rendah. “Diharapkan dengan adanya gudang SRG bawang merah, dapat tercipta stabilisasi harga bawang merah yang harganya sering berfluktuasi, sehingga menjadi salah satu solusi mengatasi permasalahan tersebut,” tutupnya.(*)

BERITA LAINNYA