Take a fresh look at your lifestyle.

Varian Delta Diduga Sudah Masuk Kabupaten Tegal

112

SLAWI,smpantura.com – Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tegal dinilai sangat cepat. Hal itu menyebabkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal menduga Varian Delta sudag masuk ke Kabupaten Tegal. Oleh karena itu, Dinkes mengambil sampel swab dari sejumlah pasien ke Universitas Gajah Mada (UGM) untuk diteliti.

“Varian Delta kemungkinan sudah masuk. Kita sudah kirim sempel namun sampai sekarang belum ada hasilnya,” kata Juru Bicara Satgas COVID -19 Kabupaten Tegal, Sarmanah Adi Muraeny, Jumat (2/7).

Dikatakan, saat ini banyak warga yang menjalani isoman tidak bergejala atau dengan gejala ringan cepat sekali berubah menjadi gejala berat atau kritis.

“Sehingga mempengaruhi juga pasien yang harus dirawat menjadi meningkat dan rumah sakit tentu saja kewalahan,” bebernya.

Guna mengantisipasi hal itu, Sarmanah menegaskan jika Pemkab Tegal sudah menyiapkan tempat isolasi terpusat di beberapa Puskesmas terutama untuk pemantauan yang bergejala ringan dan tanpa gejala. Tempat isolasi terpusat ini untuk pasien yang tidak memungkinkan isoman dirumah.

“Puskesmas yang sudah siap diantaranya Puskesmas lama di Penusupan, Tarub, Puskesmas Balapung masih persapan, Bumijawa dan Pagiyanten,” ujarnya.

Sementara itu, tiga warga di Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal meninggal saat menjalani isoma, Jumat (2/7). Kendati awalnya tanpa gejala, namun tiba-tiba kondisinya memburuk dan akhirnya meninggal dunia. Jenazah tersebut telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Soesilo Slawi oleh petugas dari PMI Kabupaten Tegal.

Ketiga jenazah itu yakni, perempuan berinisil M (52) asal Desa Kabunan, laki-laki berinisial T (48) asal Desa dan perempuan berinisial S asal Desa Pedagangan. Ketiganya diketahui menjalani isolasi mandiri di rumah sendirian.

Relawan PMI Kabupaten Tegal, Ramedhon mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari RSUD dr Soesilo Slawi dan meminta untuk mengevakuasi warga di wilayah Kecamatan Dukuhwaru yang meninggal saat menjelani isoma. Dua jenazah statusnya positif Covid-19,dan satu jenazah inisial T belum keluar hasilnya.

“Kami mendapatkan informasi sekitar pukul 08.45 WIB dan langsung ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah,” pungkasnya. (T05-Red)

BERITA LAINNYA