Take a fresh look at your lifestyle.

Vaksinasi Nakes di Brebes Masuk 50 Besar Se-Indonesia

- Capai 72,77 Persen

64

BREBES – Capaian vaksinasi Covid-19 kepada para tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Brebes, mampu masuk daftar 50 besar se-Indonesia. Dari sebanyak 4.250 nakes yang menjadi sasaran, hingga saat ini sudah sebanyak 3.275 nakes atau 72,77 persen, yang telah divaksin.

“Alhamdulilah, saat ini capaian vaksinasi terhadap nakes kita sudah 72,77 persen. Bahkan, kita saat ini masuk 50 kabupaten/kota se-Indonesia atas capaian vaksinasi nakes ini,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, dr Sartono melalui Kabid Pencegahan dan Pengedalian Penyakit, Imam Budi Santoso, Sabtu (30/1).

Dia mengungkapkan, dari total 4.250 nakes sasaran vaksin, masih ada sebanyak 28,75 persen yang belum divaksinasi. Dari jumlah ini, ada sebanyak 310 nakes tertunda vaksinasinya karena tidak lolos skrining kesehatan awal. Mayoritas kondisi mereka karena tensi darahnya tinggi, tetapi ada juga karena alasan lain. Kemudian, ada sebanyak 424 nakes yang belum hadir dalam giat vaksinasi, dan sebanyak 584 masuk eksklusi. “Mereka yang eksklusi ini gagal divaksin karena hipertensi permanen dan ada juga yang komorbit,” jelasnya.

Menurut dia, capaian vaksinasi nakes tersebut diperoleh terhitung dari pelaksanaan vaksin seretak di setiap puskesmas sejak Kamis lalu. Setelah selesai divaksin pertama, nantinya para nakes akan divaksin kedua. Waktunya, setelah 14 hari mereka divaksin yang pertama. “Kalau seorang nakes divaksin pada Kamis lalu, berarti vaksin kedua akan dilakukan 14 setelah hari Kamis,” terangnya.

Selain di puskesmas, lanjut dia, nakes yang bertugas di rumah sakit milik daerah atau swasta juga menjadi sasaran. Di RSUD Brebes misalnya, dari sebanyak 425 nakes, hingga saat ini yang sudah divaksin sebanyak 341 nakes dan tersisa hanya 84 orang. Di RSU Bakti Asih, dari sasaean 230 yang sudah divaksi 212 orang. “Nantinya para nakes yang tertunda divaksin akan dilaksanakan terus sampai mereka bisa divaksinasi. Artinya, kalau kondisi tubuhnya belum normal, kita akan tunggu hingga normal,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA