Take a fresh look at your lifestyle.

Vaksinasi di Sekolah Diminta Tak Bedakan Domisili Siswa

18

TEGAL, smpantura.com – Program vaksinasi yang menyasar siswa di sekolah mendapatkan perhatian dari anggota DPRD Kota Tegal. Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal, diminta tidak membedakan domisili siswa dari dalam maupun luar kota.

Anggota DPRD Kota Tegal, Sisdiono Ahmad mengemukakan, pengadaan vaksin dibiayai oleh APBN, sehingga harus diperuntukkan bagi semua orang. Pihaknya tidak membenarkan, jika vaksinasi di sekolah terbagi atas domisili.

Menurutnya, jika jumlah stok vaksin terbatas, maka Pemkot perlu mencari inisiatif tambahan untuk sekolah. Bisa dengan mengurangi alokasi 1.000 gerai vaksinasi di Gedung Birao, Jalan Pancasila.

“Karena, mereka yang vaksin di Gedung Birao belum tentu nantinya berinteraksi di Kota Tegal. Kalau, siswa ini jelas, nantinya akan berinteraksi di sini saat pembelajaran tatap muka dilakukan,” ujarnya, Kamis (5/8).

Selain itu, kata Sisdiono, di wilayah lain seperti Kabupaten Tegal, belum tentu ada program vaksinasi untuk siswa sekolah. Sehingga, jika mereka tidak di vaksin justru akan bertentangan dengan program wali kota yang menyatakan masuk Kota Tegal wajib vaksin.

“Kalau siswa dari luar kota tidak divaksin, dan pembelajaran tatap muka diberlakukan, mereka tidak bisa mengikuti. Karena program wali kota kan masuk Kota Tegal wajib vaksin. Kalau begitu, siswa yang dirugikan,” tandasnya.

Karenanya, imbuh Sisdiono, dirinya mengingatkan agar Pemkot tidak membedakan siswa yang akan divaksin. Asalkan siswa tersebut sekolah di Kota Bahari, maka harus divaksin.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal, Ismail Fahmi mengatakan, program vaksinasi di sekolah telah berjalan sejak 29 Juli 2021. Saat ini, vaksinasi masih fokus terhadap siswa sekolah negeri.

“Pantauan kami pelaksanaan vaksinasi berlangsung lancar. Tahap awal kita lakukan di sekolah negeri, jenjang SMP dan SMA tanpa memilah domisili siswa,” bebernya.

Setelah sekolah negeri, tahap berikutnya dilakukan vaksinasi sekolah swasta dan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama, seperti MTs dan MAN. (T03-red)

BERITA LAINNYA