Take a fresh look at your lifestyle.

Usai Lebaran Harga Daging Masih Tinggi

102

SLAWI,smpantura.com – Sepekan setelah lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, harga daging di pasar tradisional Kabupaten Tegal berangsur mengalami penurunan. Meski harga turun, sejumlah pedagang menyebutkan, harga saat ini belum normal atau masih tinggi dibanding harga hari biasa.

Pedagang daging di Pasar Trayeman , Atun (50) mengatakan, harga daging sapi pada Rabu (19/5) masih Rp 130.000 per kilogram. Dibandingkan sebelum lebaran, harga tersebut sudah mengalami penurunan. Sehari menjelang lebaran harga daging sapi mencapai Rp 150 ribu/kg.

“Mendekati lebaran kemarin, harga daging sapi Rp 150 ribu/kg. Kemudian setelah lebaran berangsur turun menjadi Rp 140 ribu, dan hari ini Rp 130 ribu per kilogram,”terang Atun, Rabu (19/5).

Harga tersebut diakui Atun masih tinggi dibanding harga daging pada hari biasa, yang dijual dengan harga Rp 120 ribu/kg. Meski harga sudah berangsur turun, pada lebaran syawal atau lebaran ketupat kemarin, pembelian daging tidak sebanyak Idul Fitri kemarin. Sejak pagi hingga siang baru terjual 5 kilogram.

Tak hanya menjual daging sapi, di lapaknya, Atun juga menjual daging kambing. Harga daging kambing kemarin ditawarkan Rp 140 ribu/kg. Dia menyediakan daging kambing berdasarkan pesanan pelanggan.

Sementara itu, daging ayam ditawarkan pedagang Rp 45.000/kg atau turun dari hari sebelumnya yang dihargai Rp 48.000/kg. “Sehari sebelum lebaran hingga dua hari setelah lebaran kemarin harga mencapai Rp 48.000/kg. Mulai Minggu (16/5) harga turun menjadi Rp 46.000/kg, dan hari ini Rp 45.000/kg,”sebut Tini (49) pedagang ayam pedaging di Pasar Trayeman.

Tini harga tersebut masih tinggi dibanding hari biasa yang dihargai Rp 38.000/kg. Harga daging ayam akan berangsur turun hingga akhir bulan Syawal. “Saat ini masih banyak yang hajatan, jadi harganya belum normal. Kemungkinan setelah Syawal bisa normal kembali Rp 38.000/kg,”tuturnya. (T04-Red)

BERITA LAINNYA