Take a fresh look at your lifestyle.

UPS Tegal Dorong Difabel Lebih Bersemangat 

161
TEGAL – Keterbatasan fungsi anggota tubuh, pendengaran, berbicara kerap membuat seseorang minder. Karena itulah Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, perlu mendorong para difabel untuk lebih bersemangat dalam menghadapi tantangan hidup.
Melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didukung Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Pendidikan Tinggi, perguruan tinggi itu menerjunkan dua dosennya untuk memberikan pelatihan khusus bertajuk, ”Life Skills Counseling”. ”Kami mendorong dan memberikan pencerahan, dan berbagai pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan kepada para difabel. Intinya agar perasaan mereka selalu senang dan bahagia, dengan demikian akan memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan tidak mudah minder atau murung karena keterbatasan yang dimiliki,” terang Sesya Dias Mumpuni MPd, didampingi Arif Zainudin MIP.
Dua dosen UPS Tegal tersebut, menggembleng anggota Difabel Slawi Mandiri (DSM) untuk terus bersemangat dalam menghadapi tantangan hidup dan menemukan bagaimana menyiasatinya.Kegiatan dilakukan di area Argo Wisata Besaran PG Jatibarang.  Berbagai bentuk kegiatan dan suguhan beragam ketrampilan yang dilakukan dua dosen itu, membuat para difabel tak mudah jenuh. Bahkan terlihat cukup antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Lebih Bergairah
Sejumlah mata kegiatan yang diperkenalkan tim pengabdian masyarakat itu, antara lain, dancing fingers, take off the rope dan word in paper. Meski berkesan cukup melelahkan, tapi tetap membuat peserta lebih bergairah dan bersemangat mengikutinya. Anggota DSM yang mengikuti kegiatan pelatihan di alam terbuka, terdiri atas difabel tuna daksa, dan tuna rungu wicara, serta orang yang pernag mengalami kusta (OYPMK). Di sesi kegiatan tertentu, mereka diajak untuk meluapkan berbagai emosi yang dirasakan baik. Baik rasa sedih, marah, dan tidak menyenangkan. Semua bila mampu disalurkan secara baik, maka akan memberikan ketenangan dan kebahagian tersendiri bagi mereka.
”Ya ketika selesai mereka dapat meluapkan berbagai perasaan emosinya secara baik dan terarah, mereka umumnya merasa plong dan senang. Lebih menyenangkan dari yang biasa dialami selama ini. Inilah proses menuju hal yang menyenangkan atau membuat perasaan hati mereka menjadi lebih bahagia, yang menjadi modal penting dalam menjalani tantangan hidupnya,” tandas Arif Zainudin MIP.
Jenis kegiatan lain yang disajikan di lokasi objek wisata itu, antara lain, meluncur dari ketinggian dengan tali yang dibentangkan atau flying fox, melewati jembatan yang terbuat dari tali, dan menikmati keindahan alam dengan naik kereta wisata. Juga ada terapi ikan dan water boom sebagai relaksasi life skills counseling.
(Riyono Toepra/ Red2)
BERITA LAINNYA