Take a fresh look at your lifestyle.

UMKM Harus Melek Pemasaran Online

160

* Sering Jadi Kendala, Hambat Omzet

TEGAL – Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Tegal harus melek atau menguasai pemasaran produk yang dijual secara online. Atau menggunakan perangkat internet.
Hal itu dinilai penting Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) daerah tersebut, mengingat persaingan pemasaran produk secara luas atau mengglobal kian ketat, dari hari ke hari.
”Karena itulah, menjadi penting kegiatan pelatihan pemasaran online yang digelar Prodi D3 Teknik Komputer Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal, yang bekerjasama dengan Disnakerin Kota Tegal. Harapan kami, kelak ada perubahan yang lebih baik terhadap usaha yang dijalankan pelaku UMKM setelah mengikuti pelatihan ini,”

terang Kepala Disnakerin Kota Tegal R Heru Setyawan SIP.
Dia menambahkan, dengan menguasai teknologi pemasaran secara online, maka pelaku usaha tersebut dapat bersaing secara ketat, dan kian berkualitas, di era globalisasi yang perangkatnya serbadigital.
Apalagi kini dipermudah dengan kehadiran telepon seluler cerdas (smart) berbasis android. Maka pemasaran secara online menjadi pilihan terbaik, dibanding cara-cara lama yang dilakukan secara door to door, atau dari pintu ke pintu. Karena model pemasaran secara tradisional itu sebenarnya sering jadi kendala dan menghambat omzet penjualan.
Pelatihan yang digelar selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa (6/8) hingga Kamis (8/8) lalu, Laboratorium Komputer prodi tersebut, diikuti sebanyak 20 peserta. Rata-rata peserta telah membuka aneka usaha kecil dan memasarakannya masih menggunakan cara-cara tradisional.
Dalam pelatihan tersebut, tutor atau narasumbernya adalah Kaprodi D3 Teknik Komputer PHB Tegal Rais SPd MKom dan salah seorang dosen prodi tersebut Jatmiko Indriyanto MKom.
Belum Mengenal
Kerana rata-rata peserta belum banyak mengenal secara baik dunia internet, tutor mengawalinya dengan memberikan dasar-dasar penggunaan perangkat internet secara bertahap.
Kemudian diajari bagaimana membuat surat elektronik atau e-mail, hingga memasukkan akun ke dalam website. Sebab hampir 40 persen, peserta pelatihan belum memiliki e-mail sendiri.
”Kami juga kenalkan dan praktik langsung berkait website temio.co.id, yang merupakan situs belanja online dan jual beli produk khas Tegal,” terang Rais SPd MKom.
Kemudian mengajari peserta bagaimana mulai melakukan pendaftaran sebagai lapak atau penjual, sampai dengan mengunggah produk-produk yang akan dijual hingga membuat deskripsi produk yang akan ditawarkan secara online. Termasuk memilih jasa pengiriman hingga input nomor rekening.
Dia mengungkapkan, keberadaan Website temio.co.id, sebenarnya merupakan hasil karya dosen Prodi D3 Teknik Komputer Very Kurnia Bakti MKom dan Rais SPd MKom. Website tersebut kemudian diterapkan di Disnakerin Kota Tegal, untuk memberikan kemudahan kepada pelaku UMKM dalam memasarkan produknya secara online.
Kesulitan peserta saat akan menekuni pemasaran produk secara online, yang dikemukakan dalam pelatihan itu, antara lain, membuat foto produk agar tampil lebih menarik dan memikat orang yang melihatnya. ”Kami pun akhirnya mengajari bagaimana memotret menggunakan sarana telepon seluler dan menyusunnya secara baik dan menarik hingga menggunggahnya di situr pemasaran online,” ucap dia.(Riyono Toepra/Red07)

BERITA LAINNYA