Take a fresh look at your lifestyle.

Tujuh Tahun Vakum, PIK Remaja Sampih Aktif Kembali

108

KAJEN- Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) Desa Sampih, Kecamatan Wonopringgo menggelar pertemuan setelah tujuh tahun vakum dari kegiatan.

Melalui pertemuan ini, diharapkan muncul semangat baru dari remaja di Desa Sampih untuk mengembangkan diri secara bersama dalam wadah organisasi keremajaan yang digawangi oleh BKKBN.

Hadir dalam kegiatan ini sekitar 30 remaja dari Desa Sampih, Kades Sampih, Abi Solaeman, perangkat Desa Sampih, Korlap KB Kecamatan Wonopringgo Farida Hanum dan PLKB Hafida Fitrisari.

Farida Hanum mengatakan, sebagai organisasi yang digerakkan oleh BKKBN melalui Dinas PMD P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan, PIK Remaja bertujuan untuk memperkenalkan Program GenRe (Generasi Berencana) kepada masyarakat khususnya remaja.

” Berangkat dari permasalahan remaja yang ada saat ini, BKKBN hadir mempromosikan pendewasaan usia perkawinan sehingga mereka bisa merencanakan kehidupan mereka di masa datang dengan lebih baik,” katanya.

Hanum menambahkan, BKKBN sebagai lembaga yang memberikan fokus perhatian kepada keluarga, memang memberikan penekanan pada remaja. Ini karena remaja merupakan potensi bangsa yang perlu diberikan bimbingan mengenai Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja(PKBR).

Mereka perlu memahami bagaimana menyiapkan masa depan, seperti kapan saat menikah yang tepat, bekerja, memiliki anak, dan lainnya. Remaja juga membutuhkan wadah untuk saling berbagi (sharing) dengan konselor atau rekan sebayanya.

” Di PIK Remaja inilah, remaja bisa saling berbagi dengan Konselor Sebaya (KS) dan Pendidik Sebaya (PS) sehingga permasalahan yang dihadapi remaja bisa dibagi serta ia dapat menemukan solusi yang tepat. PIK Remaja juga sebagai bagian menyiapkan generasi emas untuk menghadapi bonus demografi di Tahun 2030. Jika sumber daya manusia (SDM) nya disiapkan dengan baik, maka Indonesia akan menjadi negara maju,” katanya.

Sementara itu Hafida mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk mereorganisasi struktur organisasi PIK R yang telah vakum bertahun-tahun di Desa Sampih. Kepengurusan baru berhasil dibentuk melalui kegiatan ini, dan diharapkan bisa melahirkan program kerja yang memberi manfaat bagi remaja serta masyarakat.

” Reorganisasi juga diharapkan dapat lebih memberikan semangat kepada pengurus baru untuk aktif dalam melaksanakan program kerja tahun ini,” katanya.

Kades Sampih Abi Solaeman menyambut baik inisiatif menghidupkan kembali PIK R di desanya. Pasalnya akan bisa mendorong para remaja melakukan banyak hal positif. Pihak desa juga memberikan dukungan secara riil pengembangan PIK R melalui alokasi dana desa.

” PIK R merupakan wadah yang sangat bagus untuk dikembangkan. Sebab dampaknya akan positif bagi para remaja. Kami berharap, PIK R bisa membuat program-program yang mendorong remaja terus berkembang, termasuk untuk mensukseskan bonus demografi yang akan dicapai Indonesia pada tahun 2030,” katanya. (Trisno Suhito-red17)

BERITA LAINNYA