Take a fresh look at your lifestyle.

Tujuh Paket Ganja Diamankan, Dua Pengedar Ditangkap

113

 

PEKALONGAN – Kasus narkotika kini kian memprihatinkan, bukan hanya menyasar kalangan dewasa yang menjadi pengedar maupun pemakainya. Tetapi, kini kalangan anak-anak sudah terlibat dalam peredaran narkotika jenis ganja kering. Seperti yang diungkap Satuan Reserse dan Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pekalongan Kota, menangkap dua tersangka pengedar ganja yang kesemuanya masih dibawah umur. Peristiwa tersebut diketahui ketika petugas Satresnakoba menangkap dua orang tersangka ketika hendak mengedarkan daun ganja kering di Jalan Supriyadi Kelurahan Pringrejo Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan, Jumat (4/10) pukul 16.00 Wib. Tersangka yang diamankan masing-masing Mt (16) dan App (16), keduanya warga Kelurahan Bendan Kergon Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan.

Dalam penangkapan tersebut, diamankan tujuh paket daun ganja kering siap edar dengen berat 25,15 gram dan sejumlah barang bukti lainnya. Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez, dalam konferensi pers, Senin (7/10) menjelaskan, pengungkapan kasus ganja berawal adanya informasi dari masyarakat di tempat kejadian perkara (TKP) kerap dijadikan tempat untuk transaksi narkoba. Adanya informasi tersebut, kemudian petugas melakukan penyelidikan. Disela-sela penyelidikan, petugas mendapat informasi akan adanya transaksi ganja. Atas arahan kapolres melalui Kasatresnarkoba AKP Rohmat Ashari, petugas mendalami dan berhasil menangkap ke dua tersangka beserta tujuh gram daun ganja kering siap edar yang diletakan di tas milik salah satu tersangka.

“Gerak-gerik tersangka sudah kita amati sejak lama. Dan, ternyata benar adanya, keduanya berhasil ditangkap, beserta barang buktinya,” terang Kapolres. Dikatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus dimaksud. Diantaranya, dari mana barang haram itu didapatkan. Kemudian, peran tersangka sebagai apa, masih ditelusuri lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, kedua tersangka sendiri diketahui positif mengkonsumsi narkoba. “Kedua pelaku memang diketahui masing dibawah umur. Ini artinya, peredaran narkoba tidak mengenal usia, sehingga harus diberantas karena merusak generasi penerus bangsa,” imbuhnya.

Disinggung terkait ancaman hukumannya, kapolres menyatakan tersangka dijerat Pasal 114 dan Pasal 111 UU No 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana maksimal dua puluh tahun kurungan penjara dan denda sebesar Rp 10 miliar. Sementaa, Mt (16), salah satu tersangka mengaku mendapatkan ganja kering dari temannya yang ia kenal dari media sosial. Dari hasil pertemanan di media sosial tersebut, kemudian tersangka memesan daun ganja kering untuk dijual kembali atau diedarkan di wilayah Kota Pekalongan dan sekitarnya. “Ganja kering saya beli dari seseorang yang saya kenal via facebook. Kemudian, berlanjut, saya beli ganja untuk diedarkan,” tutur Mt. Pihaknya mengaku menyesal, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. (Kuswandi/Red9).

BERITA LAINNYA