Take a fresh look at your lifestyle.

Tujuh PAC PDIP Menyangkal Mendukung Agung-Mansur

115

PEMALANG – Tujuh Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
(PDIP) di Kabupaten Pemalang menyangkal telah mendukung pasangan Calon Bupati-Wakil
Bupati Agung-Mansur sebagaimana diberitakan di media sosial baru-baru ini. Mereka
mengucapkan pernyataan sikap bersama bahwa masih solid mendukung pasangan yang
diusung partainya Agus-Eko.

Pernyataan menyangkal itu diucapkan di Sekretariat DPC PDIP Jl Jendral Sudirman
Pemalang, Selasa (24/11) dipimpin oleh Ego Yoyo Laksono dari PAC Petarukan.”Bahwa
kami dari tujuh pengurus anak cabang PDI Perjuangan Ulujami, Comal, Bodeh,
Petarukan, Taman, Ampelgading dan Pemalang membantah pernyataan saudara Purwoko
Hadibroto yang menyatakan bahwa struktur PAC di tujuh kecamatan mendukung pasangan
calon nomor 2 adalah pernyataan bohong dan pembodohan publik,”kata Ego.

Menurutnya tujuh PAC tersebut tetap solid bergerak mengusung dan mendukung untuk
memenangkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Agus Sukoco dan Eko Priyono
nomor urut 1. Ego dan PAC-PAC menyatakan mengutuk keras pernyataan dan sikap
Purwoko Hadibroto dan para pengikut lainnya yang telah berani membawa nama logo
PDIP dan mengaku aku sebagai struktur partai padahal mereka sudah bukan siapa siapa
lagi di struktur PDI Perjuangan.

Karena itu dia dan seluruh struktur partai dari tingkat ranting, PAC dan DPC partai
menuntut Purwoko untuk meminta maaf dan mengklarifikasi dalam hitungan waktu 1×24
jam dan apabila tidak dilakukan maka masalah ini akan dibawa ke ranah hukum. Mereka
juga meminta agar DPC PDIP mencabut kartu tanda anggota (KTA) PDIP yang
bersangkutan.

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDIP Nuryani menyesalkan adanya masalah ini.
Dia menilai yang bersangkutan, Purwoko bisa dijerat melalui hukum namun hendaknya
persoalan ini diklarifikasikan dan yang bersangkutan segera meminta maaf.

Sebelumnya beredar kabar melalui media sosial mengenai adanya kader PDIP dari tujuh
kecamatan yang memutuskan mendukung pasangan yang tidak diusung oleh PDIP. Kabar
tersebut muncul setelah adanya kegiatan deklarasi rakyat Pemalang dalam rangka
pemenangan pasangan Agung-Mansur di Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan. Dalam
berita tersebut disampaikan bahwa deklarasi dipimpin oleh Purwoko Hadibroto yang
merupakan mantan anggota DPRD dari Fraksi PDIP.

Sementara itu Purwoko saat dikonfirmasi mengenai pernyataan sikap dari PAC PDIP
mengatakan dirinya tidak pernah mengatasnamakan atau mengklaim tujuh PAC antara
lain Bodeh, Comal, Ulujami, Ampelgading, Petarukan, Taman dan Pemalang untuk
mendukung pasangan Agung-Mansur. “Tetapi saya menyampaikan bahwa kami kader-kader
PDIP yang mewakili dari Kecamatan Bodeh, Comal, Ulujami, Ampelgading, Petarukan,
Taman dan Pemalang mendukung pasangan Agung-Mansur,”kata Purwoko.

Menurut dia memilih dan dipilih adalah hak demokrasi bagi setiap warga negara yang
memenuhi syarat dan itu di lindungi oleh Undang-undang. Dirinya dalam kesempatan
wawancara dengan wartawan selalu menyampaikan selaku mantan PAC dan mantan pengurus
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) bahkan juga tidak pernah memakai seragam atau
menggunakan atribut partai karena masalah ini adalah pilihan pribadi yang kebetulan
dia adalah mantan pengurus partai sejak tahun 1999.

Dia menambahkan bahwa pengurus partai dengan kader partai adalah berbeda seusai
yang tercantum dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART) PDIP pasal
15. Lebih lanjut dia menyampaikan keinginan agar pelaksanaan Pilkada di Pemalang
pada 9 desember 2020 mendatang bisa berjalan dengan lancar, damai, kondusif dan
aman. Dia juga menyatakan keluar dari keanggotaan PDIP yang akan ditandai dengan
memnyampaikan surat resmi dan pengembalian kartu tanda anggota (KTA) PDIP ke DPC
PDIP Pemalang.(*)

BERITA LAINNYA