Take a fresh look at your lifestyle.

TRID Ajak Masyarakat Gelorakan Lari Malam

330

TEGAL – Memasyarakatkan olahraga khususnya lari malam, terus digelorakan Tegal Runners Indonesia (TRID). Komunitas lari yang terbentuk sejak 6 Desember 2018 ini semakin digandrungi masyarakat dari berbagai lapisan.

Salah satu pendirinya, Feri Suherman mengatakan, dibentuknya TRID menjawab perkembangan olahraga, khususnya Night Run di Indonesia.

Berbekal semangat untuk mengenalkan olahraga lari yang sangat baik untuk kesehatan, khususnya kesehatan jantung, komunitas ini terus berkembang dan banyak diminati kalangan Millenial dari Kota dan Kabupaten Tegal, hingga Kabupaten Brebes.

Memiliki jadwal rutin setiap Kamis malam, para night runners akan berlari sejauh kurang lebih lima kilometer. Dimulai dari pelataran Balaikota Lama, mereka berlari menuju pusat kota (Alun-alun-red) dengan melintasi beberapa jalan protokol.

“Jadwal rutin lari malam kita setiap hari Kamis jam 19.00 WIB sampai selesai di Kota Tegal. Agar tidak monoton, satu bulan sekali kita lari malam di GBN Slawi,” katanya saat ditemui SMpantura.com, Kamis (20/2).

Untuk sekadar melepas lelah, sambung Feri, para Night runners akan berhenti di race poin, Balaikota Tegal. Sembari berswafoto, mereka istirahat untuk mengumpulkan energi sambil berswafoto tentunya.

Setelahnya, mereka akan menuntaskan lari sejauh kurang lebih dua kilo setengah melintasi Alun-alun, Taman Pancasila, Stasiun Tegal dan berakhir di Balaikota Lama.

Sementara itu, Leader TRID Dani Aditya Pratama menyebutkan, lari malam merupakan salah satu alternatif waktu olahraga dari masyarakat yang disibukkan dengan pekerjaan dan aktivitas lain.

Dirinya tak menampik, masih banyak masyarakat yang ragu untuk melakukan lari malam karena mempertimbangkan kesehatan. Namun, melalui olahraga yang terus dilakukan secara masif itu dirinya meyakinkan bahwa lari malam masih aman dan baik untuk kesehatan.

“Night run jadi olahraga alternatif malam hari, selain futsal dan batminton. Kami merasa beruntung karena peminat night run bertambah setiap waktunya,” terang warga Jalan Perintis Kemerdekaan itu.

Ditambahkan Tama, TRID membuka pintu selebar mungkin kepada masyarakat yang ingin bergabung. Selain lari malam, TRID juga kerap menggelar lari pagi atau Sunday Morning Run (SMR) bersamaan dengan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Kota Tegal dan GOR Tri Sanja, Kabupaten Tegal.

“Tentatif untuk kegiatan Minggu pagi. Untuk mengetahui update terbaru dapat stalking akun sosial media kami di Instagram dan Facebook, TegalRunner,” tutupnya. (Haikal/red2)

BERITA LAINNYA