Take a fresh look at your lifestyle.

Tinggi, Peminat Jabatan Perangkat Desa

179


PEMALANG – Minat masyarakat untuk menjadi perangkat desa di Kabupaten Pemalang masih tinggi. Saat ini lowongan jabatan perangkat desa mencapai sebanyak 52 formasi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermasdes) Tutuko Raharjo melalui Kabid Pemerintahan Desa Bagus Sutopo mengatakan dari puluhan formasi tersebut jumlah pendaftar mencapai sebanyak 488 orang.

Padahal untuk bisa menduduki jabatan tersebut mereka harus mengikuti seleksi. Ada beberapa tahapan seleksi dalam pengisian jabatan tersebut salsah satunya adalah tes kesehatan yang digelar di Dinas Kesehatan.

“Jabatan perangkat desa yang lowong ada di 36 desa dengan 52 formasi,”kata Bagus. Untuk pelaksanaan tes kesehatan kata dia dilaksanakan mulai tanggal 24 hingga 29 Juli.

Adapun materi tes kesehatan menurut Bagus antara lain kesehatan fisik berupa tekanan darah (tensi), mata termasuk buta warna, pemeriksaan laboratorium dan psikologi. Hasil dari tes kesehatan ini nantinya akan menjadi salah satu syarat yang akan digunakan dalam proses seleksi selanjutnya.

Sementara itu pendaftar perrangkat desa yang sudah melaksanakan tes kesehatan pada hari pertama berasal dari tujuh desa antara lain Desa Mengori Kecamatan Pemalang, Pener, Kedungbanjar (Taman), Temuireng (Petarukan), Botekan, Rowosari (Ulujami) dan Sidorejo (Comal).

Pada hari pertama terdapat 91 pendaftar perangkat desa yang melakukan tes kesehatan. Namun demikian dari jumlah tersebut ada yang menyatakan mengundurkan diri. “Untuk Desa Mengori persaingan yang terjadi cukup sengit karena hanya ada satu formasi yaitu kepala urusan tata usaha dan umum namun jumlah pelamarnya banyak,”ujar Bagus.

Adapun pelaksanaan tes perangkat desa sendiri diserahkan ke masing-masing desa, apakah akan dilakukan dengan manual ataukah mengunakan sistem computer assisted test (CAT) melalui komputer.

Pada seleksi perangakat desa kali ini berbeda jika dibandingkan dengan seleksi tahun sebelumnya . Sebab pendaftar berasal dari seluruh wilayah negara Indonesia tidak hanya khusus bagi warga desa atau dusun setempat. Hanya saja dalam peraturan desa nanti diatur setelah menjadi perangkat harus bertempat tinggal dan menjadi warga desa setempat.(Ali/red_77)

BERITA LAINNYA