Take a fresh look at your lifestyle.

Tim TI PHB Tegal Borong Juara Nasional

152
  • Sajikan Cybereye Community, Plug and Plan

TEGAL – Prestasi membanggakan disuguhkan dua tim dari Prodi Teknik Informatika (TI) Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal. Kedua tim itu memborong juara nasional, sebagai juara pertama dan kedua. 

Tim dari perguruan tinggi vokasi di Kota Tegal, terjun di kompetisi tahunan yang digelar Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA) Jakarta. Kompetisi itu bernama ”I-Fest (IT Festival) 4.0 2019”. Mengusung tema, “Light Up With Technology In Over Smart And Integrated Era”.

”Ajang ini menyajikan persaingan dalam kategori Progressive Coding dan Mobile Apps UI/UX. Dua tim mahasiswa kami, mengikuti kategori Mobile Apps UI/UX,” terang Kaprodi TI PHB Tegal, Ginanjar Wiro Sasmito.
Kompetisi tahunan di bidang rekayasa teknologi informasi itu, diikuti sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Pendaftarannya dibuka sejak Mei 2019. Kemudian digelar tahap penyisihan hingga tahap penjurian final atau tahap grand final yang dilaksanakan pada Sabtu (6/7). 

Menurut dia, dua tim yang dibawa dari Kota Bahari, saat masuk grand final, bersaing ketat dengan dua tim lainnya dari Universitas Telkom dan Universitas Nasional. Hasilnya, tim dari perguruan tinggi vokasi di Tegal itu, Tim Gloire dan Tim Plugin_007, secara berurutan meraih juara pertama dan kedua. Tempat ketiga diraih tim mahasiswa Universitas Telkom.
Tim Gloire yang digawangi Bayu Adi Prasetyo dan Maulana Abdul Siddiq, sukses meraih juara pertama, karena menyajikan produk menarik bernama, ”Cybereye Community”. Produk tersebut merupakan aplikasi mobile, untuk publikasi event IT, dan media  belajar IT. Kemenarikan lainnya yang membuat juri memberikan nilai tinggi, produk tersebut memiliki beragam resource dan challenge-nya.

Pemantauan Lahan
Sedangkan Tim Plugin_007 beranggotakan Dhiya Reksa Kusumojati, Hisyam Maulana dan Akhmad Tantowi, yang menempati urutan kedua, menyajikan karya yang diberi nama ”Plug and Plan”. Karya dua mahasiswa dan satu mahasiswi itu, merupakan platform aplikasi mobile guna pemantauan lahan pertanian berbasis IoT.

Berkait sukses yang dibawa mahasiswanya, Ginanjar Wiro Sasmito menyatakan bangga dan bersyukur. ”Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Politeknik Harapan Bersama dan ini untuk kesekian kalinya mahasiswanya mampu menorehkan prestasi di even-even kompetisi tingkat nasional,” ucap dia.

Sebagai catatan, ditahun sebelumnya, tim mahasiswanya juga menorehkan sukses di kompetisi tingkat nasional. Prestasi dimaksud, meraih Juara 1 di Event IT Holic 2018. Mengusung Aplikasi Android ”Smart City Tegal” di Bandung. Kemudian meraih Juara 1 di Event Soedirman Technoporia 2018 di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Ginanjar menambahkan, pihaknya memiliki harapan besar bagi mahasiswa perguruan tingginya. Terutama mahasiswa di prodi yang dipimpinnya. Yakni, pencapaian prestasi tersebut paling tidak dapat menggugah semangat dan kreativitas mahasiswa. Agar lebih bersemangat lagi dalam mengikuti kompetisi di tingkat nasional maupun internasional. 
Pencapaian juara dan keaktifan mengikuti sejumlah kompetisi skala nasional dan internasional, menurut dia, juga diharapkan dapat menjadi tolok ukur keberhasilan daya serap mahasiswa terhadap kurikulum, maupun materi kuliah yang diberikan dosen. Sisi lainnya, menjadikan kualitas lulusan prodinya memiliki daya tawar yang cukup diperhitungkan di pasar kerja.

(riyono toepra/red12)

BERITA LAINNYA