Take a fresh look at your lifestyle.

Tiga Pilar di Kota Bahari Intensif Gelar Operasi Yustisi

76

TEGAL – Tiga pilar di Kota Tegal semakin intensif melakukan operasi yustisi, menyusul diperpanjangnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari mendatang.

 

Dengan komando Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari dan Dandim 0712/ Tegal, Letkol Inf Sutan Pandapotan, petugas gabungan TNI Polri, Satpol PP dan Denpom, kemudian menyambangi sejumlah titik yang dianggap rawan menjadi tempat kerumunan.

 

Titik tersebut diantaranya, kawasan Jalan Pancasila, Jalan Hang Tuah, Pasar Pagi dan Terminal Bus Tegal. Dari keempat lokasi tersebut, petugas gabungan menjaring puluhan warga yang kedapatan tidak menggunakan masker maupun menjaga jarak.

 

Mereka kemudian diberikan sanksi disiplin berupa push up, meyakinkan lagu Indonesia Raya, lagu kebangsaan hingga melafalkan Pancasila. Setelah itu, warga yang melanggar diberi masker gratis yang kemudian dipakai langsung di hadapan petugas.

 

“Ada 1.000 masker setiap hari yang kami targetkan dibagikan kepada masyarakat. Namun, harapan kami kesadaran masyarakat untuk memakai masker semakin meningkat,” ungkap Rita.

 

Rita manambahkan, selain sanksi disiplin, terdapat pula sanksi denda. Namun pihaknya belum bisa menerapkan lantaran terganjal Peraturan Wali Kota yang belum disahkan.

 

Sementara, Dandim 0712/ Tegal, Letkol Sutan Pandapotan menyebut, yustisi tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan dan hasil evaluasi Pemerintah terkait terus meningkatnya angka kasus Covid-19 di Tanah Air.

 

Selain itu, TNI Polri juga diminta untuk mengintensifkan Salat Subuh berjamaah di Masjid, dengan tujuan ikut mengingatkan para jemaah agar selalu menerapkan protokol kesehatan. (*)

BERITA LAINNYA