Take a fresh look at your lifestyle.

Tiga Pedagang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Dinkes Tes Swab Massal di Pasar Trayeman

106

SLAWI- Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal melakukan skrining massal dengan tes swab virus Korona di Pasar Trayeman, Slawi, Selasa (8/9) siang. Skrening massal dilakukan karena sebelumnya tiga orang pedagang di pasar tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Tes swab massal diikuti petugas pasar, petugas kebersihan, pedagang dan pembeli yang ada di pasar Trayeman.

“Target tes swab hari ini disiapkan untuk 40 orang. Sudah ada 29 orang yang mengikuti,”sebut Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Eko BP Prabowo, Selasa (8/9) siang.

Skrening dengan  tes swab, akan dilanjutkan pada Rabu (9/9) pagi. Eko mengatakan, tes swab massal dilaksanakan karena ada tiga orang pedagang di pasar tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kami masih melacak untuk memastikan sumber penularan dari pasar atau sumber lain, karena kemungkinan besar kasus konfirmasi ini ada kontak erat dari  luar kota,”jelasnya.

Menurut Eko, tiga pedagang  yang terkonfirmasi positif Covid-19, semuanya diawali kasus suspek yang dirawat di rumah sakit. Pertama adalah laki-laki ,T (85) warga Dukuhsembung, Kecamatan Pangkah, dirawat di RSI PKU Muhammadiyah Adiwerna dan kemudin dirujuk ke RSUD dr. Soeselo Slawi. T meninggal pada Rabu (19/8) lalu. Dari pelacakan yang dilakukan Dinkes, T telah kontak erat dengan anaknya dari Bekasi.

Kedua, adalah laki-laki berinisial RH (50) yang dirawat intensif di RSUI Harapan Anda Tegal. RH terkonfirmasi positif dan punya kontak erat dengan anaknya dari Bandung.

Ketiga, adalah wanita berinisial K (63), yang memiliki kontak erat dengan anaknya yang pulang dari Jakarta. K dirawat di RSUD dr.Soeselo Slawi karena ada penyakit penyerta (komorbid).

“Ketiganya berprofesi sebagai pedagang di Pasar Trayeman. Tetapi kami belum bisa menentukan apakah sudah terjadi transmisi lokal di Pasar Trayeman. Jadi, kami masih melakukan skrining,”jelas Eko.

Apabila kasus berkembang, maka Dinkes akan melakukan kegiatan yang sama untuk memperluas skrining.

Eko mengatakan, saat ini masyarakat sudah mulai abai terhadap protokol kesehatan. Dengan adanya peningkatan kasus Covid-19, tiga diantaranya pedagang di pasar tersebut, dia menghimbau masyarakat untuk patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Diantaranya selalu memakai masker dimanapun, rajin mencuci tangan memakai sabun /disinfektan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Adapun, hasil  skrining siang itu akan dikirim ke Balai Laboratorium Kesehatan Jateng. Hasilnya akan diinformasikan kepada masing-masing orang melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM.

Sementara itu, salah satu pedagang pakaian, Niken ((57) mengaku sudah mendengar kabar adanya  pedagang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Meski demikian, dia mengaku tidak takut berjualan di tempat tersebut. “Gak takut, Lillahi ta’ala saja, yang perlu dilakukan menerapkan protokol kesehatan,”ucapnya.

Suwarto (50) salah seorang pengunjung pasar mengaku sempat ngeri mengikuti tes swab dan sempat tidak mau mengikuti tes swab. “Alhamdulilah sudah diswab. Tadinya ngeri, ternyata rasanya geli,”sebutnya.

Suwarto mengaku hampir setiap hari dirinya berbelanja di Pasar Trayeman. Selain membeli jahe juga sayur-sayuran. (Sari/Red-06)

 

 

 

BERITA LAINNYA