Take a fresh look at your lifestyle.

Tiap Hari 200 Warga di Tegal Kepergok Tak Pakai Masker

166

* Agar Jera, Hukuman Bakal Diperberat

TEGAL – Tercatat tiap hari lebih dari 200 warga Kota Tegal dan kebanyakan dari luar daerah, kepergok tak memakai masker saat berada di luar rumah, atau area publik. Hal itu berdasarkan catatan kegiatan Satpol PP yang menggelar razia masker, setiap hari.

Kabid Tramtib Satpol PP Pemkot Tegal Edi Sudirman mengatakan, data sebanyak itu baru tercatat di satu titik lokasi kegiatan razia. Yakni, di depan Balai Kota Tegal atau di area publik Alun Alun.

DIHUKUM PUSH UP : Seorang warga yang terjaring razia masker, saat dihukum push up petugas Satpol PP Pemkot Tegal, di Alun Alun Kota Tegal.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

”Hampir tiap hari kami menggelar razia masker. Kemudian memberikan sekitar 150 hingga 200 masker kepada warga yang kepergok tak memakai masker.

Juga kepada warga tidak mampu, yang melintas di Alun Alun dan tak memakai masker. Ini baru di satu titik saja lokasi razia.

Coba kalau di sejumlah lokasi dilakukan razia atau operasi masker, jumlahnya tentu akan lebih banyak,” ucap dia.

Karena itulah, dia berharap, untuk menertibkan dan mendisiplinkan warga terhadap aturan protokol kesehatan mencegah potensi penularan Covid 19, razia perlu dilakukan di sejumlah lokasi.

Dianggap Ringan

Selama ini, kata dia, hukuman yang diberlakukan terhadap pelanggar, masih dianggap ringan. Berupa push up lima sampai 10 kali bagi, remaja, pemuda atau pria dewasa.

Sedangkan terhadap remaja putri, pelajar maupun wanita dewasa, diminta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu nasional maupun lagu daerah.

Ada juga yang diminta mengucapkan teks Pancasila.
Meski masih banyak yang melanggar di era New Normal yang diberlakukan pada 30 Mei hingga 30 Juni, pihaknya tak akan berhenti menggelar razia masker.

Bahkan Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi, mempersilakan razia masker digelar pagi, siang dan malam hari.

Jika tugas itu hanya dibebankan ke personel Satpol PP yang jumlahnya terbatas, tentu hanya akan menyasar di satu titik saja.

Karena itulah, kegiatan razia tersebut akan lebih efektif bila melibatkan aparat keamanan gabungan seperti dari TNI dan Polri.

Menurut dia, memang sudah ada rencana untuk meningkatkan hukuman bagi warga yang berada di luar rumah dan tidak memakai masker.

Apalagi selama ini, pelanggaran banyak dilakukan warga dari luar Kota Tegal.

”Jadi agar pelanggar jera, hukuman bagi warga yang tak memakai masker, bakal diperberat. Mungkin alternatif denda berupa uang. Tapi ini menunggu perintah dari Wali Kota Tegal,” ucap dia.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA