Take a fresh look at your lifestyle.

Terlibat Perselisihan, Anak Punk Terkapar Dengan Luka Tusukan

147

TEGAL, smpantura.com – Seorang remaja berinisial ABS (17) terkapar setelah menjadi korban penusukan, Selasa (30/3) malam. Diduga insiden tersebut merupakan buntut dari perselisihan sesama anak jalanan (punk-red).

Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari melalui Kasat Reskrim, AKP Syuaib Abdullah membenarkan kabar tersebut. Disebutkan dia, kronologi kejadian bermula saat korban bersama enam temannya berencana pulang ke Cirebon setelah menghadiri sebuah acara di Surabaya, Jawa Timur.

Dengan menaiki truk, rombongan tersebut kemudian turun di Desa Padaharja, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal. Nahas, korban bersama enam temannya dipalak oleh rombongan anak punk lain.

“Empat unit handphone, tiga buah jaket, dua buah sepatu dan uang tunai dirampas. Lalu ketujuh anak punk ini kembali menghadang truk untuk pulang ke Cirebon,” terang AKP Syuaib, Rabu (31/3) siang.

Namun, sambung AKP Syuaib, truk yang dihentikan ketujuh anak punk itu ternyata sudah ditumpangi kelompok punk lain. Diduga, di atas truk tersebut korban terlibat perselisihan dan adu mulut.

Sesampainya di perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal, korban bersama teman-temannya memutuskan turun untuk menghindari perkelahian. Nahas, kelompok punk yang berada di atas truk ikut turun dan mengejar korban.

“Kelompok punk yang terlibat cek-cok mengejar korban dan teman-temannya. Saat itulah korban diduga ditusuk di bagian punggung sebelah kiri. Saat itu kejadiannya berlangsung di wilayah Tegal Kota, tepatnya daerah Mejabung, Kecamatan Tegal Timur,” imbuh AKP Syuaib.

Setelah menusuk korban, para kelompok anak punk tersebut melarikan diri dengan menunggangi kendaraan ke arah barat. Sementara korban dan teman-temannya berlarian menyelamatkan diri.

Oleh warga Mejabung, korban kemudian dilarikan ke RS Mitra Siaga untuk mendapatkan pertolongan. Sebab, kondisi korban terus mengeluarkan darah dan sempat kritis.

“Sampai saat ini korban masih mendapat perawatan intensif. Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh jajaran untuk melakukan pengejaran pelaku. Termasuk kami hubungi pula pihak keluarga korban,” tutup Syuaib. (T03-red)

 

BERITA LAINNYA