Take a fresh look at your lifestyle.

Terlanjur Mudik ke Pemalang, Warga Diminta Lapor RT

66

PEMALANG.SMpantura.com –  Kebijakan larangan mudik diberlakukan mulai tanggal 6 Mei 2021. Namun demikian ada warga yang sudah mudik terlebih duhulu untuk bisa berlebaran di Pemalang tanpa terhalang oleh kebijakan larangan mudik.

Terhadap fenomena mudik yang lebih awal ini Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo meminta mereka untuk melapor ke RT masing-masing.”Bagi yang sudah mudik lebih dahulu untuk melapor ke RT karena kita berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro agar mereka nanti bisa dicek kesehatannya, untuk yang ada keluhan agar isolasi,”kata Bupati Pemalang saat memonitoring kebutuhan pokok masyarakat di Yogya Mall kemarin.

Semantara itu untuk mengamankan Lebaran 2021 sudah disiapkan sebanyak 730 persoanil gabungan Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Pemalang dan Pramuka.”Kami prediksi pada lebaran tahun ini jumlah pemudik akan turun lantaran ada larangan mudik dari pemerintah,”kata Agung, Rabu (5/5) saat memimpin apel gelar pasukan di halaman pendapa Kabupaten Pemalang.

Adapun untuk antisipasi munculnya kasus baru Covid-19 pada Lebran ini Bupati Pemalang mengatakan sudah melaksanakan program Jogo Tonggo dan PPKM mikro. Kemudian pemerintah desa/kelurahan diperintahkan untuk menyiapkan ruang isolasi.

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengatakan pengamanan Lebaran 2021 diawali dengan apel gelar pasukan operasi Ketupat Candi.”Operasi ini dimulai tanggal 6-17 Mei,”kata Kapolres.

Dalam operasi ini dibuat satu posko terpadu di exit tol Gandulan Pemalang, tiga pospam dibangun di semua pintu masuk dari semua jalur dengan dukungan pengetatan dan penerapan protokol kesehatan. Selanjutnya dibangun satu pos pelayanan di wilayah selatan di Randudongkal.(P11-red)

BERITA LAINNYA