Take a fresh look at your lifestyle.

Terkendala Izin Keluarga, Puskesmas Bandung Mantapkan Edukasi

Vaksinasi Covid-19 Lansia

56

TEGAL, smpantura.com – Capaian vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat lanjut usia (lansia) di Kota Tegal masih jauh dari target yang ditetapkan. Penyebabnya, keluarga yang tidak mengizinkan lantaran takut, kondisi kesehatan dan faktor lain.

Kepala Puskesmas Bandung, dr Susan Rizal saat dikonfirmasi Jumat (11/6) siang mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih berupaya mengejar vaksinasi bagi lansia.

Target awal, setiap Posyandu yang ada di RW membawa lima orang untuk divaksin. Dari keseluruhan, jumlah lansia di Kelurahan Bandung mencapai sekitar 105 orang.

“Mereka tersebar di 21 posyandu,” ujarnya.

Ihwal kendala, kata dr Susan, lebih pada izin dari keluarga. Karena rata-rata, yang tidak setuju dari anak-anaknya. Pihaknya mengaku perlu ada edukasi ekstra, sehingga capaian vaksinasi dapat terpenuhi.

Sebelumnya, Susan menyatakan telah mencoba turun ke lapangan di salah satu RW dengan jumlah sasaran 22 orang. Dari jumlah itu, yang layak untuk mendapatkan vaksin hanya tujuh. Namun, dan dari tersebut yang baru bisa divaksin hanya satu orang.

“Kita mantapkan lagi edukasi dan motivasi akan pentingnya vaksinasi.  Sehingga nantinya tidak ada lagi anggota keluarga yang termakan berita bohong soal vaksin,” tegasnya.

dr Susan menambahkan, untuk mengejar capaian vaksinasi, pihaknya melakukan screening secara langsung ke lapangan. Jika calon penerima vaksin dinyatakan memenuhi syarat, maka yang bersangkutan akan diantar ke Puskesmas untuk divaksin.

Seperti diketahui, saat ini vaksinasi Covid-19 untuk lansia di Kota Tegal masih tercatat baru 27,80 persen dari total 18.592 lansia. Karenanya, terus melakukan percepatan vaksinasi untuk lansia.

“Pelaksanaan vaksinasi ini akan secara terus menerus dilakukan di seluruh kelurahan di Kota Tegal melalui puskesmas-puskesmas yang ada,” tandas Kepala Dinkes Kota Tegal, dr Sri Primawati baru-baru ini. (T03-red)

BERITA LAINNYA