Take a fresh look at your lifestyle.

Terkendala Alat, PMI Berupaya Penuhi Permintaan Plasma Konvalesen

63

SLAWI,smpantura.com – Donor plasma konvalesen dari penyintas Covid-19 merupakan upaya yang dapat dikembangkan untuk terapi pasien Covid-19. Meski belum memiliki alat untuk mengolah plasma konvalesen, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal berupaya menjangkau kebutuhan plasma konvalesen dari pasien yang membutuhkan.

Kepala PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo mengatakan, saat ini Unit Donor Darah PMI Kabupaten Tegal belum dapat menyediakan plasma konvalesen secara mandiri karena belum memiliki alat untuk mengolah.

Menurut Iman, untuk memenuhi kebutuhan plasma konvalesen dari pasien yang dirawat di rumah sakit, PMI Kabupaten Tegal menjalin kerjasama dengan sejumlah PMI daerah sekitar. Diantaranya , dengan PMI Banyumas, Cilacap, Semarang dan Cirebon.

“Kami memang terbentur pada peralatan untuk mengambil plasma konvalesen. Kalau ada pasien yang membutuhkan plasma konvalesen kami akan minta bantuan PMI rujukan, seperti di Banyumas dan Semarang,”terang Iman saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/7).

Biasanya,lanjut Iman, pendonor akan dibawa ke PMI rujukan. Setelah diambil, plasma konvalesen dibawa dan diserahkan kepada dokter yang merawat pasien yang membutuhkan plasma darah tersebut.
“Kami tidak bisa mengolah (plasma konvalesen), tapi siap untuk bisa menjangkau kebutuhan pasien,”terang Iman.

Sementara itu, Staf UDD PMI Kabupaten Tegal Istiqomah mengatakan, untuk dapat mengambil plasma konvalesen, PMI harus memenuhi syarat cara pembuatan obat yang baik (CPOB). “Yang direkomendasikan Kemenkes adalah pengambilan dengan metode apheresis. Dimana komponen darah tertentu yang dikoleksi seperti plasma , sehingga komponen yang tidak diperlukan dikembalikan ke dalam tubuh pendonor. Disini belum ada alatnya,”jelas Istiqomah.

Dengan tidak adanya alat pengolah plasma konvalesen, maka apabila ada permohonan plasma konvalesen, PMI akan mengirim pendonor dan sampel darah calon pendonor ke PMI Banyumas. Apabila sudah memenuhi persyaratan, barulah pendonor yang merupakan penyintas Covid-19 dibawa ke PMI rujukan untuk pengambilan plasma.

Sementara itu, untuk mencapatkan pendonor plasma konvalesen harus memenuhi syarat yang ditentukan. Selain itu, seorang penyintas dapat mendonorkan plasma konvalesen tidak lebih dari tiga bulan setelah dinyatakan sembuh. (T04-Red)

BERITA LAINNYA