Take a fresh look at your lifestyle.

Tergerus Banjir, Jembatan Kaligintung Rusak

154

BALAPULANG,smpantura.com – Jembatan Kaligintung di Desa Batuagung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal rusak parah akibat tergerus banjir. Pondasi jembatan yang tergerus banjir menyebabkan urugan opritan turun ke bawah.

Sebuah lubang lebar terlihat mengaga di salah satu sisi jembatan, dengan lebar sekitar 4 mete dan kedalaman 10 meter. Sementara pondasi abutmen menggantung sekitar 3 meter dari muka air.Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, Jembatan Kaligintung akhirnya ditutup untuk lalu lintas kendaraan, mulai Rabu (25/3) malam.

Jembatan Kaligintung dibangun tahun 2011 memiliki panjang 26 meter dan lebar 6 meter . Jembatan tersebut merupakan akses jalan utama dari Desa Batuagung ke Desa Cenggini, Kecamatan Balapulang. Akses jalan ini juga merupakan jalur alternatif menuju Desa Bumijawa .

Kepala Desa Batuagung, Bambang Purnomo mengatakan, Jembatan Kaligintung rusak sejak sebulan lalu. Akibat hujan deras, tanah di bagian bawah jembatan terkikis. Kerusakan jembatan semakin parah setelah hujan deras pada Rabu (24/3) pukul 16.00. Pondasi jembatan sebelah Utara semakin terkikis, sehingga jembatan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Akses jalan menuju Cenggini selanjutnya dialihkan ke desa lain. Untuk roda empat melalui Desa Jembayat dan Danareja, sedangkan kendaraan roda dua dialihkan lewat jalan irigasi Desa Batuagung-Cenggini.
“Kami berharap Jembatan Kaligintung segera diperbaiki, karena ini akses penyambung dari Desa Batuagung ke Desa Cenggini dan Desa Bumijawa. Ini penunjang ekonomi masyarakat,”ungkap Bambang Purnomo.

Dengan ditutupnya jembatan,maka masyarakat yang akan ke Desa Cenggini harus menempuh jalur lain yang berjarak 10 kilometer. Untuk itu, diharapkan pemerintah segera melakukan perbaikan.
“Harapan saya, Pemkab Tegal dan dinas terkait segera memperbaiki jembatan. Apalagi saat ini masyarakat petani sedang panen raya tanaman padi,”sebutnya.

Bambang menyebutkan, secara tertulis Pemerintah Desa Batuagung telah melayangkan surat kepada Pemkab Tegal. Harapannya Pemkab Tegal serius menangani masalah tersebut. Rusaknya Jembatan Kaligintung dikeluhkan warga. Salah satunya, Hadianto (40) warga Desa Banjaranyar, Kecamatan Balapulang.

Hadianto menyebutkan, setiap hari dia biasa melintas Jembatan Kaligintung untuk mengajar di MI Sinar Islam Cenggini. Akses jalan tersebut “Kalau misalkan jembatan putus, ya harus mutar jauh sekali.Arahnya Dari Jembayat, tembus ke Cenggini Blumbang, Balong dan sampai di Cenggini Sarang,”sebutnya.

Hadianto menyebutkan, biasanya dari rumahnya, di Desa Banjaranyar menuju Cenggini melewati Batuagung hanya berjarak 1 kilometer. Apabila memutar lewat Desa Jembayat, jarak yang ditempuh lebih dari 6 kilometer.

Terkait kerusakan Jembatan Kaligintung, Bupati Tegal, Umi Azizah menyebutkan, pada Kamis (25/3) kemarin, telah dilaksanakan rapat membahas jembatan tersebut. “Hari ini dirapatkan. Yang jelas lebih cepat lebih baik,”ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono, Kepala DPU Heri Suhartono dan Kepala Badan BPBD Jaenal Dasmin menijau ke lokasi Kamis (25/3) siang.

Menurut Kepala Bidang Jembatan DPU Kabupaten Tegal, M Nuh, penanganan darurat akan dilakukan BPBD Kabupaten Tegal. Adapun pasca tanggap darurat ditangani oleh DPU.

“BPBD menangani untuk selimut beton pondasi abutmen jembatan, urugan opritan jembatan, penataan saluran drainase di lokasi dengan menggunakan dana tidak terduga, sedangkan DPU menangani pascanya seperti perbaikan lantai jembatan, pembangunan stordam untuk mengembalikan sedimen yang tergerus banjir, dan pengamanan bangunan pelengkap jembatan,”jelas M Nuh.

BERITA LAINNYA