Take a fresh look at your lifestyle.

Terdampak Pandemi, ACT Tegal Ikhtiar Bantu Komunitas Kreasi Difabel

118

TEGAL – Dampak pandemi hampir dirasakan oleh seluruh pelaku usaha di berbagai sektor. Tak terkecuali usaha paperbag kreasi difabel yang berada di Desa Sidamulya, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal.

Hampir sekitar 3.000 paperbag hasil tangan para penyandang disabilitas tertimbun di gudang, lantaran sepinya orderan dan banyaknya pelanggan yang beralih ke tempat lain.

Ketua Komunitas Kreasi Difabel, Abdul Ghofur mengatakan, dalam sehari pihaknya mampu memproduksi sekitar 20 lusin paperbag secara manual dengan memberdayakan 10 pegawai yang merupakan penyandang disabilitas.

“Selama pandemi paperbag tidak dapat dipasarkan. Pelanggang yang dulu membeli, kini berhenti karena permintaan sedang sepi. Sampai saat ini masih ada 3.000 paperbag yang terbengkalai menumpuk di gudang,” Ujar Abdul Ghofur.

Dengan menumpuknya paperbag tersebut, berimbas pada perputaran modal yang terhenti. Upah para pekerja pun belum bisa dibayar penuh, karena paparbag kreasi para penyandang disabilitas belum laku terjual.

“Penawaran dan promosi sudah banyak dilakukan, tapi belum membawa hasil. Ada beberapa pesanan yang mempunyai desain berbeda namun belum bisa dipenuhi karena modal tidak ada dan menunggu stok lama terjual,” tandasnya.

Sementara, Kepala Cabang ACT Tegal, Siswartono mengatakan, pihaknya akan mengikhtiarkan modal usaha sekaligus membantu mempromosikan produk Komunitas Kreasi Difabel.

“Kami berharap, semua lapisan masyarakat, baik perorangan, komunitas, pemerintah, maupun lainnya dapat ikut membantu. Mari kita bersama-sama membantu modal usaha untuk Abdul Ghofur dan Tim Kreasi Difabel, agar mereka dapat bertahan dan tetap berkreasi di tengah pandemi,” tutupnya. (*)

BERITA LAINNYA