Take a fresh look at your lifestyle.

Terdampak Covid-19, Pemkot Beri Semangat Untuk Pelajar Terminal

142

TEGAL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal terus memberikan dukungan kepada pelajar Sekolah Terminal Tegal yang juga petugas piket di TBM Sakila Kerti untuk tetap semangat belajar di tengah pandemi Covid-19. Dukungan tersebut disampaikan Sekretatis Daerah (Sekda) Kota Tegal, Drs Johardi, kemarin.

Dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr Sri Prima Indraswari, keduanya menyempatkan diri datang ke Sekolah Terminal bersama Pengelola Sekolah, Dr Yusqon. Kepada para pelajar yang juga pedagang asongan, diminta untuk tetap menjaga kesehatan serta rajin belajar.

Tak lupa pula, Sekda meminta kepada para pelajar untuk tidak meninggalkan budaya literasi, dengan tetap membaca. Sebab, melalui membaca maka akan memperkaya ilmu pengetahuan dan memperkaya kosa kata dalam bahasa.

“Saya berterima kasih, karena sekolah ini telah mengikuti anjuran pemerintah. Harapannya, tetap seperti ini hingga kondisi terus membaik. Mari kita bersama-sama mematuhi aturan untuk menjaga bulan yang penuh berkah ini,” pintanya penuh optimis.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Prima Indraswari berkesempatan memberi wawasan mengenai Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS). Salah satunya yakni dengan rajin mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir.

Sebab, sambung Prima, dengan mencuci tangan hampir 70 persen penyakit infeksi dapat dicegah. Dengan terus membudayakan perilaku ini di seluruh lapisan masyarakat, dirinya yakin dapat mencegah dari terpaparnya Covid-19.

Pengelola Sekolah Terminal, Dr Yusqon merasa bahagia karena adanya kepedulian dari Pemkot. Melalui Sekda dan Kepala Dinkes, jajaran Pemkot telah memberikan materi penguatan karakter yang selama ini telah dipupuk di sekolah terminal.

“Dengan kehadiran Bapak Sekda dan Ibu Kepala Dinkes ini, para pelajar yang juga pedagang asongan dapat semakin memahami makna tentang arti bersabar, bersyukur, menjaga kebersihan dan kesehatan,” tandasnya.

Sementara, selama pandemi Covid-19, pihak pengelola sekolah meliburkan dan mengganti dengan tugas piket. Dimana setiap petugas akan mengawali kegiatan dengan tadarus Al-quran secara bergilir. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA