Take a fresh look at your lifestyle.

Terancam Terusir, Warga Rusunawa Kraton Ngluruk Komisi III

95

TEGAL, smpantura.com – Sejumlah penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat, ngluruk Komisi III DPRD, Senin (24/5) siang. Mereka mengadu karena khawatir akan terusir, mengingat batas akhir perpanjangan masa hunian berakhir pada 31 Mei mendatang.

Salah satu warga Agus Subekti (54) mengatakan, penghuni Rusunawa terbagi menjadi dua gelombang. Dimana gelombang pertama, telah tereksekusi pada 28 Februari 2021 lalu. Sementara untuk gelombang dua, sesuai surat edaran yang diterima diminat mengosongkan hunian paling lambat 31 Mei 2021.

Untuk itu, warga menemui Komisi III dan berharap mampu menjembatani kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal agar bisa memberikan kebijakan. Terlebih, situasi pandemi Covid-19 cukup berdampak pada para penghuni yang sampai saat ini belum memiliki hunian tetap.

“Warga Rusunawa Kraton berharap tidak ada pengusiran akhir bulan ini. Karena pandemi ini, kami semua ikut merasakan dampak dan belum bisa memiliki hunian pengganti,” katanya.

Agus menyebutkan, pada gelombang pertama ada sekitar 22 hunian yang dikosongkan. Sementara untuk gelombang dua, ada sekitar 48 hunian yang akan dikosongkan.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Edy Suripno mengatakan, warga Rusunawa terutama gelombang dua menyampaikan keresahannya. Sebab, sesuai SE dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) per 31 Mei ini untuk keluar.

“Kami akan menampung aspirasi. Sebagai tindak lanjut, kami akan melakukan sidak lapangan bersama instansi terkait,” tegasnya.

Harapannya, sambung Edy, nantinya sejumlah pihak bisa duduk bersama, sehingga mengetahui persoalan sebenarnya. Menurut pria yang akrab disapa Uyip itu, persoalan itu memang sangat pelik, apalagi saat ini masih ditengah pandemi.

“Karenanya, sidak dilakukan sehingga bisa dilihat sebenarnya seperti apa. Nanti akan diketahui perkembangannya, sehingga bisa diambil langkah yang terbaik,” tutup Uyip. (T03-red)

BERITA LAINNYA