Take a fresh look at your lifestyle.

Tenaga Kerja Wajib Kuasai IT

154

PAPARAN IT : Ketua Prodi D4 Teknik Informatika PHB Tegal Ginanjar Wiro Sasmito, saat memberi paparan Information Technology dihadapan pelajar SMA, SMK dan guru pendampingnya dalam ”Open House Informatics Engineering”, di aula kampusnya.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

* D4 TI PHB Tegal Siapkan Cetak SDM-nya

TEGAL – Kualifikasi atau persyaratan tenaga kerja di era Revolusi Industri 4.0, kian ketat. Antara lain, mereka wajib menguasai informasi technology (IT), yang kini berkembang cukup pesat.

Ketua Prodi Teknik Informasi Politeknik Harapan Bersama (TI PHB) Tegal Ginanjar Wiro Sasmito mengatakan, mengahadapi tantangan seperti itu, sudah seharusnya perguruan tinggi menyertakan shoft skill berupa penguasaan IT.

”Di Prodi kami, penguasaan IT berupa kemahiran dan ketrampilan mengelola dan merekayasanya, telah menjadi jaminan kuat dalam menapaki persaingan pasar kerja. Hasilnya sudah terbukti, alumni prodi kami banyak diterima di sejumlah perusahaan skala nasional maupun internasional,” terang dia, saat berbicara dihadapan ratusan pelajar SMA dan SMK, juga guru pendampingnya, dalam acara ”Open House Informatics Engineering”.

Acara yang digelar di aula perguruan tinggi vokasi itu, mendapat sambutan hangat pelajar sekolah menengah tersebut.

Karena mereka mendapat suntikan semangat dan pencerahan dalam menggapai masa depannya.
Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Ginanjar, untuk memperkenalkan profil prodi yang dipimpinnya.

Dengan gaya khasnya, dia menegaskan prodinya selama ini memang tidak banyak mengumbar janji. Tapi menunjukkan kualitas dan prestasi yang telah diraih.

Berkait kualitas, Direktur PHB Tegal Mc Chambali BEng EE MKom menobatkan prodi itu sebagai prodi terbaik di kampusnya.

Itu karena telah menunjukkan kemampuannya bersaing dalam berbagai event lomba teknologi informatika dan menjuarainya. Juga banyaknya alumni yang mampu bersaing ketat dalam pasar kerja.

”Di sejumlah lomba, sudah sering meraih prestasi sebagai juara pertama nasional. Mahasiswanya mampu bersaing dan unggul dengan mahasiswa dari perguruan tinggi negeri lainnya yang selama ini mampu menghasilkan lulusan berkualitas,” ucap Mc Chambali.

Memilih Kuliah

Dengan berbagai kondisi seperti itu, Ginanjar Wiro Sasmito kemudian meyakinkan pelajar SMA dan SMK untuk tidak ragu memilih kuliah di prodi yang dipimpinnya. Karena dalam jangka panjang, lulusannya sangat dibutuhkan dunia kerja.

Kegiatan yang digelar dalam rangkaian Dies Natalis Ke-7 Prodi D4 TI, bertajuk ”Event Inforsary#7” atau ”Informatics Anniversary”, juga diisi dengan seminar yang menghadirkan kemampuan mahasiswanya di semester lima dalam menghasilan berbagai karya rekayasa teknologi informasi.

Antara lain dengan menghasilan kecerdasan buatan yang dituangkan dalam produk aplikasi teknologi informasi, seperti handphone berbasis android. Juga diterapkan di aplikasi twitter, instagram, facebooks dan whatsapp (WA).

Menurut dia, lulusan prodinya yang telah menguasai berbagai teknologi informasi, sebenarnya tak hanya bersaing dalam persaingan bekerja di berbagai perusahaan swasta nasional maupun internasional, juga di berbagai departemen di pemerintahan.

Tapi dengan ketrampilan dan kemahirannya dibidang teknologi, mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri alias mandiri dalam kerja.

Karena itulah, dalam era revolusi industri 4.0, yang menyebabkan hilangnya ratusan jenis profesi atau pekerjaan, dan muncul jenis pekerjaan baru, lulusan SMA maupun SMK harus cepat tanggap memilih program studi untuk kuliahnya.

”Jadi tidak usah ragu, dan takut mengadapi persaingan kerja yang kian ketat di era revolusi industri 4.0. Kuliah di Prodi D4 Teknologi Informatika PHB Tegal, Anda berarti sudah mempersiapkan diri dalam persaingan kerja. Bahkan siap bekerja mandiri menciptakan lapangan kerja,” tandas dia.

Di akhir paparannya, Ginanjar Wiro Sasmito, pada intinya ingin menegaskan, prodi yang dipimpinnya siap mencetak SDM-nya, sesuai kebutuhan zaman. Baik dari sisi kualifikasi, maupun kualitas kerja yang dibutuhkan pasar kerja.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA