Take a fresh look at your lifestyle.

Tebing Longsor Tutup Jalan Desa Telaga

144

BUMIAYU– Bencana alam yang dipicu hujan lebat kembali terjadi di Kecamatan Bantarkawung, Brebes. Setelah pergerakan tanah yang merusak dua rumah warga di Desa Waru, kini tebing setinggi tujuh meter di Desa Telaga longsor, Minggu (5/1) sore.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, material longsoran menutup total jalur utama desa ke kota kecamatan. Kades Telaga Rosyad mengatakan, longsor terjadi setelah hujan lebat mengguyur sejak siang hari.”Material longsoran sempat menutup jalan. Hari ini Senin (6/1) sedang dilakukan kerja bakti membersihkan longsoran agar bisa dilewati kendaraan,” ujarnya.

Camat Bantarkawung Eko Supriyanto melalui Kasi Tramtib Suranto membenarkan kejadian tersebut. Selain di Telaga, hujan lebat juga menyebabkan tembok rumah warga di Desa Cinanas, ambrol.”Tidak ada korban. Diduga dinding tembok ambrol karena umur bangunan yang sudah tua,” kata dia.

Dua peristiwa itu, menurut Suranto, menambah daftar bencana di musim penghujan ini. Sebelumnya, pada Rabu (1/1), dua rumah di Desa Waru rusak akibat pergerakan tanah. Lalu di Desa Jipang, sebuah rumah tertimpa longsoran. Ini artinya sudah ada empat kejadian bencana dalam sepekan.

Menyusul itu, Suranto mengimbau warga masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman tanah longsor. Sebab, intensitas hujan cenderung semakin tinggi.sikap waspada dibutuhkan agar dampak bencana bisa diminimalisasi.”18 desa di Bantarkawung ini rawan bencana tanah longsor. Oleh karenanya, warga yang bermukim di lereng perbukitan agar meningkatkan kewaspadaan,” katanya.(Teguh Tribowo/red38)

BERITA LAINNYA