Take a fresh look at your lifestyle.

Teaching Factory SMK 2 Slawi Diapresiasi Dirjen Vokasi

102

SLAWI – SMK 2 Slawi Kabupaten Tegal dengan Bidang Keahlian Agribisnis dan Agroteknologi berkomitmen untuk mengimplementasikan teaching factory sebagai model pembelajaran praktik pada semua kompetensi keahlian.

Kepala SMK 2 Sawi, AR Hartono menyampaikan, dengan komitmen tersebut diharapkan peserta didik melakukan
pembiasaan beraktivitas sesuai kondisi yang ada pada dunia industri, dunia usaha dan dunia kerja (DUDIKA), sehingga peserta didik memiliki kompetensi sesuai tuntutan DUDIKA dan menghasilkan produk yang mempunyai nilai jual.“ Dengan demikian peserta didik akan mampu berkompetisi dalam kemandirian dengan kompetensi yang dimilikinya,”sebutnya.

Hartono menjelaskan, model pembelajaran teaching factory adalah model pembelajaran di SMK berbasis
produksi/jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri. Pelaksanaan model pembelajaran teaching factory menuntut keterlibatan mutlak pihak industri sebagai pihak yang relevan menilai kualitas hasil pendidikan di SMK.  Adapun, produk hasil pembelajaran praktik yang berbasis teaching factory yang dikembangkan di SMK 2 Slawi antara lain budidaya tanaman, budidaya ternak unggas maupun produksi hasil pengolahan pertanian.

Salah satu contoh produk adalah Vista Sari Lemon, yang merupakan produk pengelohan hasil pertanian berupa minuman yang menyehatkan yang sudah terpasarkan melalui Galery Teaching Factory yang ada di lingkungan sekolah maupun melalui reseller juga jejaring Shopee dan Tokopedia.

Menurut Hartono, teaching factory yang dikembangkan di SMK 2 Slawi meliputi budidaya tanaman yang meliputi tanaman jeruk, kelengkeng, anggur, kembang kol, semangka, melon, melati, jahe, jati, dan masih banyak yang lainnya. “Untuk ternak unggas berupa budidaya ayam petelur, pakan ternak unggas ,kompos dan lainnya. Adapun untuk produksi hasil pertanian berupa produk sari jeruk lemon dan nipis, roti goreng,”jelasnya.

Dirjen Vokasi, Wikan Sakarinto, pada kesempatan kegiatan di Pekalongan menyampaikan bangga dan apresiasi atas produk-produk teaching factory peserta didik SMK 2 Slawi. Dia berharap agar SMK 2 Slawi dan SMK yang lainnya dibidang agribisnis dan agroteknologi, untuk terus semangat berkarya dan berinovasi untukmengantarkan Indonesia kuat karena vokasi kuat.

BERITA LAINNYA