Take a fresh look at your lifestyle.

P2SE Distribusikan Bantuan ke Sepuluh Dapur Umum

100

PEKALONGAN-Pekalongan Peduli Sosial Ekonomi (P2SE) mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak rob di sejumlah kelurahan di Kota Pekalongan. Bantuan yang diserahkan berupa anggaran kepada sepuluh dapur umum untuk pengadaan makanan bagi warga terdampak banjir rob.

Ketua P2SE Suryani menjelaskan, sebelumnya P2SE telah melakukan survei ke kelurahan-kelurahan terdampak banjir rob. Dari hasil survei tersebut, banyak dapur umum masyarakat yang sudah berdiri.

“Karena kami tidak mungkin terjun langsung dalam memberikan bantuan, sehingga kami memberikan bantuan melalui fasilitasi kebutuhan dapur umum yang akan menyediakan makanan kepada masyarakat terdampak banjir rob,” terangnya usai Rapat Koordinasi Bantuan Korban Rob di Ruang Rapat Adaro Universitas Pekalongan (Unikal), Minggu (7/6).

Lebih lanjut Suryani menjelaskan, dalam pendistribusian bantuan tersebut nantinya akan dibagi per wilayah. Sehingga penerima bantuan nantinya tidak tumpang tindih. “Dapur umum satu akan menaungi wilayah mana, dapur umum dua wilayah mana dan seterusnya, sehingga semua bantuan bisa terdistribusi dengan baik,” sambungnya.

Rapat koordinasi dihadiri Wali Kota Pekalongan Mochammad Saelany Machfudz, Wakil Wali Kota Achmad Afzan Arslan Djunaid beserta jajaran pejabat Pemkot Pekalongan. Wali Kota menyampaikan apresiasinya terhadap langkah P2SE yang turut serta memberikan bantuan untuk warga terdampak banjir rob.

“P2SE dibentuk dalam rangka membantu masyarakat terdampak Covid-19. Tapi ternyata, di Kota Pekalongan tidak hanya bencana Covid-19, tapi juga banjir rob. P2SE juga berperan dalam membantu warga terdampak rob,” terangnya.

Menurut Wali Kota, P2SE juga tengah menyiapkan program lainnya berupa pelatihan bagi para pelaku usaha kecil menengah (UKM), kios dan warung yang menjadi mitra P2SE dalam menyalurkan bantuan kepada warga terdampak Covid-19. “Harapan kami, P2SE tidak berhenti di sini saja. Tetapi terus ada untuk membantu masalah sosial ekonomi di Kota Pekalongan,” harapnya. (K30)

BERITA LAINNYA