Take a fresh look at your lifestyle.

Tanggap Darurat Bencana, Sekjen PMI Pusat Apresiasi Kesiapsiagaan PMI Brebes

119

BREBES – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMI Pusat, Sudirman Said memberikan apresiasi terhadap kesiapsiagaan personel dan peralatan PMI cabang Brebes, untuk aksi kemanusian membantu penanganan tanggap darurat bencana alam. Ini diutarakan Sudirman Said, saat mengecek langsung kesiapan personel dan peralatan tanggap darurat bencana di Markas PMI Brebes, Minggu (28/2).

“Alhamdulillah, PMI Brebes ini salah satu yang sangat siaga terkait penanggulangan bencana alam. Apalagi kita punya protokol, enam jam setelah bencana terjadi personel PMI sudah harus berada di lokasi. Ini perlu didukung kesiapan personel PMI di seluruh daerah,” ujar Sudirman Said disela-sela kegiatannya di Markas PMI Brebes.

Rombongan PMI Pusat di dampingi pengurus PMI Jawa Tengah, tiba di Markas PMI cabang Brebes sekitar pukul 08.00. Mereka langsung ditemui Ketua PMI Brebes, Wahidin Soedja. Rombongan juga langsung mengecek kesiapan personel, dan peralatan yang disiagakan di Markas PMI Brebes. Di antaranya, kesiapan Korps Sukarela (KSR), kendaraan mobilisasi hingga mobil tangki yang digunakan untuk membantu suplai air bersih. “Kami bersama Pengurus PMI Jawa Tengah, datang sini (Markas PMI Brebes-red) , untuk mengetahui dan mendengar sejauh mana kesiapan kawan-kawan PMI di daerah. Selain ke Brebes, kami juga akan berkeliling ke daerah bencana dan mengecek kesiapan PMI di wilayah pantura,” ungkapnya.

Sudirman mengatakan, dari segi peralatan, sistem hingga personel KSR, PMI Brebes terlihat sangat siap. Peran PMI Brebes selama ini juga sangat luar biasa dalam penanganan bencana di wilayahnya. Para personelnya turun cepat ketika terjadi bencana alam untuk memberikan bantuan terhadap warga terdampak, termasuk bantuan makanan dan droping air bersih. “Tak hanya itu, PMI Brebes selama ini juga aktif dalam operasi penanggulangan pandemi Covid-19,” katanya.

Menurut dia, secara keseluruhan dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini merupakan keadaan yang sulit bagi PMI, khususnya dalam memberikan bantuan-bantuan kemanusiaan. Sebab di saat pandemi Covid-19, teman-teman PMI harus tetap turun untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke lokasi bencana. Namun demikian, para personel tetap menjaga diri dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Apalagi seperti yang diingatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kondisi cuaca saat ini masih memungkinkan terjadinya bencana alam di berbagai wilayah di Indonesia. Untuk itu, personel-personel PMI di berbagai daerah disiagakan. “Mudah-mudahan kondisi La Nina dengan cuaca ekstrim saat memasuki Maret dan April sudah mulai turun. Namun demikian, kesiapsiagaan personel kami tidak boleh turun. Kami lebih baik melakukan persiapan untuk menghadapi hal yang buruk, daripada nanti kaget ketika ada bencana,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PMI cabang Brebes, Wahidin Soedja mengatakan, untuk aksi kemanusian terhadap penanggulangan bencana alam, pihaknya didukung sebanyak 48 personel KSR yang aktif. Selain mereka, pihaknya juga memiliki KSR yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Brebes, seperti UMUS, Universitas Peradaban, Stikes dan UPS. Satu perguruan tinggi itu sedikitnya mempunyai 30 personel KSR, dan siap setiap saat ketika dibutuhkan untuk membantu di lokasi bencana. “PMI Pusat dan Provinsi Jateng, datang ke Markas kami ini untuk melihat kesiapan dalam aksi kemanusian penanggulangan bencana alam. Alhamdulillah, kesiapan kami ini mendapat apresiasi. Dari mulai kesiapan personel, logistik dan sarana prasarana dinilai bagus,” katanya.

Selain bencana alam, ungkap dia PMI Brebes juga aktif dalam aksi kemanusian membantu kebutuhan air bersih. Selama musim hujan, PMI Brebes telah melakukan droping air bersih yang menjangkau sebanyak 18.000 warga, dengan total 85.000 liter air bersih yang telah disalurkan. Untuk itu, pihaknya membutuhkan dukungan peralatan dari PMI Pusat. Mengingat, PMI Brebes selama ini hanya mempunyai satu unit mobil tangki air. Sementara wilayah yang harus dijangkau sangat luas. Di sisi lain, meski musim hujan tetapi ada beberapa wilayah di Brebes yang tetap kesulitan air bersih. Termasuk, saat kemarin terjadi bencana banjir, masyarakat butuh bantuan air bersih. “Kami berharap, dengan kehadiran Sekjen PMI Pusat ini, kami bisa mendapatkan dukungan peralatan ini. Khususnya, satu unit mobil tangki air,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA