Take a fresh look at your lifestyle.

Tangani Covid-19 di Brebes, Dana APBD Rp 8,276 M Telah Terserap

460

BREBES – Dana APBD Kabupaten Brebes di tahun 2020, hingga saat ini telah terserap sebesar Rp 8,276 miliar, bagi upaya pencegahan dan penanganan virus korona atau Covid-19. Padahal Pemkab Brebes dalam penanganan Covid-19 tersebut merencanakan hanya mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp 10 miliar.

“Total anggaran penanganan Covid-19 yang telah terserap sampai saat ini sudah mencapai 8,276 miliar, dari total alokasi anggaran penanganan yang direncanakan Rp 10 miliar. Hari ini kami menggelar rapat Badan Anggaran (Banggar) bersama DPRD untuk membahas kembali kebutuhan anggaran penanganan Covid-19 ini,” ungkap Sekda Pemkab Brebes, Djoko Gunawan, Kamis (2/4).

Dia menjelaskan, anggaran yang telah terserap bagi penanganan Covid-19 itu berasal dari dua kali pergeseran anggaran APBD. Yakni, pergeseran anggaran pertama sebesar Rp 4,116 miliar dan pergeseran anggaran kedua sebesar Rp 4,16 miliar. Sehingga totalnya sebesar Rp 8,276 miliar. “Pergeseran anggaran ini kami lakukan berasal dari beberapa anggaran dalam APBD, termasuk anggaran di Dinas Kesehatan,” terang pria yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Brebes ini .

Dia mengungkapkan, anggaran penanganan yang terserap tersebut di antaranya telah digunakan untuk belanja Alat Pelindung Diri (APD), masker dan hand sanitizer. Selain itu, juga telah digunakan untuk upaya sterilisasi di kantor pemerintahan dan fasilitas umum. “Anggaran ini, juga kami gunakan untuk mendukung operasional kegiatan posko pemeriksaan di wilayah perbatasan yang telah dirikan. Posko ini berfungsi untuk mengecek kesehatan bagi pemudik yang pulang kampung di Brebes,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, terkait kebutuhan anggaran tersebut, DPRD juga telah mengundang pihaknya untuk melaksanakan rapat Banggar. Dimana, dalam rapat itu DPRD meminta pihaknya untuk membuat skenario dari terbaik hingga terburuk terkait Covid-19 tersebut. Skenario terbaik, Covid-19 akan tertanggani hingga bulan Mei, skenario sedang hingga Juni dan yang terburuk hingga September. “Jadi DPRD memberikan waktu kepada kita dalam kurun waktu lima hingga enam hari kedepan untuk bisa menghitung kebutuhan anggarannya, dan akan dibahas dalam rapat lanjutan untuk menentukan skenarionya seperti apa,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA