Take a fresh look at your lifestyle.

Tak Punya Surat Vaksin, Pengendara Harus Putar Balik

32

ADIWERNA,smpantura.com – Bagi pengendara yang keluar Exit Tol Tegal di Desa Kalimati, Kecamatan Adiwerna, wajib menunjukan surat vaksin atau bebas Covid-19 saat penyekatan pada Jumat (23/7). Jika tidak, petugas dari TNI dan Polri akan meminta pengendara putar balik.

Komandan Kodim 0712 Tegal Letkol Inf Sutan Pandapotan Siregar melalui Komandan Koramil 07 Adiwerna Kapten Arh Asep Koswara mengatakan, penyekatan PPKM Darurat di Kabupaten Tegal jumlahnya sebanyak 26 titik. Rencananya, penyekatan akan berakhir pada 25 Juli 2021. Meski begitu, penyekatan tidak akan dibuka semua, tapi dilakukan secara bertahap.

“Dengan dilakukan penyekatan ini diharapkan dapat mengurangi bertambahnya penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Tegal,” ujarnya.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tegal Iptu Sukirman mengatakan, bagi pengguna jalan tol yang tidak dilengkapi dengan surat vaksin atau bebas Covid-19, maka harus putar balik. Menurutnya, selama PPKM Darurat ini, penyekatan berjalan aman dan tertib. Masyarakat sudah banyak yang sadar dengan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal semakin turun.

“Hasil PPKM Darurat ini cukup bagus, angka Covid turun,” ucapnya.

Bupati Tegal Umi Azizah membenarkan adanya penurunan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal. Dari sebelumnya 109 kasus per hari, sekarang menjadi rata-rata 65 kasus per hari. Hal itu seiring dengan pemberlakukan PPKM Darurat Jawa Bali periode 3-20 Juli 2021.

“Di hari ke-15 ada penurunan jumlah pasien Covid-19 menjadi 71 kasus. Hari ke-16 ada 64 kasus, hari ke-17 ada 72 kasus dan hari ke-18 atau Selasa (20/7) hanya 56 kasus,” kata Umi menjelaskan.

Menurut Umi, penurunan kasus Covid-19 tersebut merupakan wujud partisipasi dan komitmen seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah dalam mendukung upaya menekan laju penularan virus yang sudah merenggut 624 nyawa penduduk Kabupaten Tegal selama pandemi ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan juga pelaku usaha di Kabupaten Tegal yang sudah berkorban, berjuang melawan pandemi ini dengan mematuhi protokol kesehatan dan ketentuan PPKM darurat. Menahan diri tidak berpergian ke luar rumah untuk keperluan yang tidak mendesak, beribadah dari rumah, bersekolah dari rumah hingga bekerja dari rumah bagi yang memungkinkan,” ujarnya. (T05-Red)

BERITA LAINNYA