Take a fresh look at your lifestyle.

Tak Layak Huni, Rumah Atlet Gulat Berprestasi Asal Brebes Direnovasi

161

BREBES – Setelah sekian lama tinggal di rumah tak layak huni, kini rumah keluarga dari empat atlet gulat berprestasi asal Kabupaten Brebes mendapat bantuan renovasi. Rumah milik Sumanan (52), yang merupakan orang tua dari empat atlet gulat andalan Brebes itu diperbaiki setelah mendapat bantuan rehab rumah dari dua Perusahaan Daerah (Perusda) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) senilai Rp 35 juta.

Sumanan (52) selama ini tinggal di rumah tak layak huni, di RT 02 RW 01 Desa/ Kecamatan Wanasari, Brebes. Ia merupakan orang tua dari Bayu Sumantio (26), Justra Aditio (20), Bagas Widianto (19) dan Ajeng Dinda Lestari (19). Keempat anaknya itu adalah atlet gulat berpretasi yang telah berulangkali membawa harum nama Brebes, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Lebih dari 40 penghargaan tersimpan di rumah mereka. Bahkan, lemari baju tak mampu menyimpan tanda prestasi yang banyak di antaranya sebagai juara pertama. Rumah keluarga atlet itu sebelumnya nyaris roboh. Kondisi dinding hanya terbuat dari anyaman bambu (geribik) dengan lantai tanah. Di rumah tersebut keempat atlet itu juga melakukan latihan. Itu terlihat dari beberapa alat latihan yang tergeletak di samping rumah.

Sumanan mengatakan, selama ini dirinya hanya menjadi pekerja serabutan, sehingga tidak mempunyai penghasilan tetap. Sedangkan istinya Surkiwi (51), membantu mencari penghasilan dengan berjualan lontong saat pagi hari di Pasar Banjaratma, Kecamatan Bulakamba. Dari berjualan lontong itu setiap hari hanya mendapatkan hasil antara Rp 10.000 – Rp 15.000.

“Ya mau gimana bisa memperbaiki rumah, saya tidak punya penghasilan tetap. Jadi kami hidup pas-pasan. Tapi
keempat anak kami bisa membanggakan keluarga melalui gulat,” ucapnya, kemarin.

Dia mengaku, untuk memperbaiki rumahnya itu, dirinya mendapat bantuan dana dengan total Rp 35 juta. Semua bantuan tersebut telah dibelikan bahan bangunan untuk perbaikan rumah. “Kami sangat berterimakasih atas bantuan ini, dan akan kami gunakan sebaik mungkin untuk memperbaiki rumah ini,” tuturnya.

Terpisah, Ketua KONI Brebes, Ahmad Zaeni mengatakan, keluarga Sumanan memang menjadi gudangnya atlet gulat. Dari empat anaknya yang terjun di cabang gulat semuanya berpretasi. Namun demikian, pihaknya sangat prihatin ketika berkunjung ke rumahnya dengan kondisi yang tidak layak. Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah pihak agar rumah atlet berpretasi tersebut bisa diperbaiki.

“Alhamdulilah, dari sejumlah proposal yang kami layangkan mendapat respon. Pertama bantuan diberikan oleh Baznas Brebes sebesar Rp 10 juta, Kemudian, Bank Brebes Rp 15 juta dan PDAM Brebes Rp 10 juta. Semua bantuan itu sudah langsung diberikan kepada Sumanan. Bahkan, saat ini rumahnya sudah mulai
diperbaiki,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya sangat memberikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian dua perusda dan Banzas terhadap atlet berprestasi tersebut. Mengingga, mereka sudah cukup lama tinggal di rumah yang tidak layak. “Bayu Sumantio anak sulung dari Sumanan ini merupakan peraih juara II dan membawa nama Indonesia di ajang Gulat Indonesia Open tahun 2015 di Kota Semarang. Sedangkan adik-adiknya berhasil menyumbangkan medali emas, perak dan perunggu saat Kejurprov Jateng di Magelang.” pungkasnya.

(Setiawan/ red2)

BERITA LAINNYA