Take a fresh look at your lifestyle.

Tahun 2021, Polres Pemalang Belum Dapat Alokasi Belanja Modal

82

PEMALANG – Polres Pemalang tidak mendapatkan alokasi anggaran untuk belanja modal pada tahun anggaran 2021. Anggaran belanja pegawai dan belanja barang juga mengalami penurunan sebesar 6,65% bila dibandingkan dengan alokasi tahun 2020.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho dalam kegiatan pemantauan dan pendampingan sosialisasi Dipa Polres Pemalang tahun anggaran 2021 oleh Tim Birorena Polda Jateng yang berlangsung di Aula Bhayangkara Polres Pemalang, Kamis (3/12).

Kapolres berharap belanja modal yang telah diusulkan untuk pembangunan mako Polres Pemalang dapat dialokasikan pada tahun depan.

“Karena dilihat dari kondisi bangunan dan ruangan pada masing – masing satuan fungsi sudah sangat sempit dengan jumlah personilnya,” kata Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Pemalang yang telah memberikan hibah untuk Polres Pemalang. Hibah tersebut antara lain pembangunan ruang SPKT dan gedung Binmas Polres Pemalang serta kendaraan truk untuk Sabhara. Hibah tersebut kata dia sangat menunjang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik Polres Pemalang kepada masyarakat.

Sementara itu dalam penggunaan anggaran tahun 2021, Kapolres menekankan pada Kepala Satuan Fungsi dan Kapolsek untuk menghindari penyalahgunaan dana Dipa. Menurut di
a
penyalahgunaan akan berdampak pada pribadi maupun institusi karena itu amanah dari rakyat harus dipertanggungjawabkan.

Sementara itu menanggapi adanya penurunan anggaran Polres Pemalang sebesar 6,65%, Ketua Tim Birorena Polda Jateng AKBP Yudi Priyono mengungkapkan, penurunan paling banyak terjadi pada belanja pegawai Polres Pemalang sebesar 5,56 persen, sedangkan belanja barang mengalami penurunan sebesar 8,91 persen.

“Belanja pegawai Polres Pemalang mengalami penurunan, dikarenakan jumlah anggota pensiun dan mutasi lebih tinggi bila dibandingkan dengan jumlah anggota yang masuk dari penerimaan Polri,” kata dia.

Jumlah anggota Polri yang pensiun pada tahun 2020 mencapai kurang lebih 10.000 personil, sedangkan penerimaan polri hanya sejumlah kurang lebih 6.000 personil.

“Perlu diketahui bersama, bahwa jumlah anggota Polri menjadi minus kurang lebih 4.000 personil pada tahun 2020, sehingga rasio ideal jumlah Polisi dengan masyarakat, yakni 1 : 300 belum tercapai,” ungkap Yudi.

Meskipun mengalami penurunan anggaran lanjut Yudi elemen masyarakat Kabupaten Pemalang untuk ikut mengawal penggunaan anggaran namun tidak mengintervensinya.(*)

BERITA LAINNYA