Take a fresh look at your lifestyle.

Sungai Pekalongan Meluap, Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

153

 

PEKALONGAN – Akibat hujan lebat yang melanda Kota Pekalongan dan sekitarnya, Minggu (26/1) dini hari mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir. Bahkan, sejumlah rumah warga yang berada di bantaran sungai terendam banjir akibat luapan sungai. Akibat bencana tersebut, sejumlah warga terdampak banjir, mulai mengungsi karena rumah maupun pemukimannya terendam banjir.

Pantauan di lapangan, sejumlah wilayah terdampak yakni bantaran Sungai Kelurahan Kauman, Sampangan, Krapyak dan Bugisan dengan ketinggian banjir sekitar antara 30- 60 sentimeter. Luapan air dari Sungai Pekalongan diketahui mulai meluap sekitar pukul 20.00 Wib. Ketinggian banjir terus bertambah hingga di beberapa wilayah mencapai ketinggian 60 sentimeter atau setinggi dada orang dewasa.

Akibat kondisi tersebut, ratusan warga di sejumlah wilayah terdampak dilaporkan harus mengungsi di sejumlah titik pengungsian. Titik pengungsian tercatat berada di sejumlah titik diantaranya Sekretariat PMI Kota Pekalongan belasan orang, gedung eks Kelurahan Sampangan sekitar 50 orang dan di gedung Sampangan sekitar 160 orang.

Wakil Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid yang memantau langsung perkembangan banjir turun ke lokasi banjir. Menurutnya, akibat bencana banjir, ratusan warga terpaksa mengungsi, karena perkampungannya tergenang banjir. Dijelaskan, data sementara warga terdampak banjir mengungsi di berbagai lokasi. Diantaranya, di gedung Sampangan, di eks Kelurahan Sampangan, dan di Kantor PMI Pekalongan.

“Saat ini ratusan pengungsi membutuhkan bantuan selimut dan logistim. Tim BPBD sendiri sudah mengirimkan bantuan mie instan, beras, dan air mineral. Saya juga berharap Dinsos bisa mengirimkan nasi bungkus secepatnya untuk korban pengungsi,” tuturnya. Tak hanya itu, akibat hujan lebat dan luapan sungai, sejumlah wilayah lain di Kota Pekalongan juga tergenang banjir. (Kwd/Red9)

BERITA LAINNYA