Take a fresh look at your lifestyle.

Sukarelawan PMI Pemalang Lakukan Pendataan Dampak Angin Kencang

33

PEMALANG – Tim sukarelawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang melakukan pendataan kerusakan yang terjadi akibat bencana angin kencang. Dari hasil pendataan tersebut dijadikan acuan untuk pemberian bantuan pada masyarakat yang terdampak bencana angin kencang di Desa Penggarit, Kecamatan Taman.

“Kami dari PMI Pemalang langsung menerjunkan tim untuk membantu masyarakat yang terdampak angin kencang di Desa Penggarit. Mereka yang diterjukan usai kejadian ada tujuh orang, mereka dibekali peralatan yang dimiliki PMI Pemalang, dan ada personil yang melakukan pendaat terkait dengan tingkat kerusakan akibat bencana itu,” ujar Ketua PMI Pemalang, Abdul Kadir, kemarin.

Ia mengatakan, angin kencang menerjang pemukiman di Desa Penggarit Kecamatan Taman hari Kamis, (11/02/2021) sore. Akibat kejadian tersebut pohon besar tumbang dan atap rumah rusak tersapu angin kencang.
PMI Pemalang telah mengaktifkan posko 24 jam dengan tim relawannnya, bergerak memberikan respon. Selain itu PMI Pemalang mendatangi lokasi melakukan assesmen, dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang, PMI Kecamatan Taman, Pemerintah desa Penggarit untuk menentukan langkah pemberian bantuan.
Bahkan tim sukarelawan PMI mendatangi lokasi bersama warga serta relawan gabungan lainnya kerja bakti membersihkan atap yang rusak. Terkait dengan kronologi bencana yaitu pada hari Kamis tanggal 18 Februari 2021 pukul 16.30 bertempat di limbangan RT 02 RW 03 Desa Penggarit telah telah terjadi bencana angin kencang dan hujan yang mengakibatkan atap rumah warga rusak dan pohon tumbang.

“Akibat kejadian bencana angin kencang dan hujan lebat diperkirakan ada empat rumah yang mengalami rusak berat dan 12 rumah rusak sedang. Saya juga menghimbau pada seluruh warga agar tetap waspada apabila terjadi bencana susulan, sebab kondisi cuaca saat ini tidak menentu,” imbuhnya.

Dia mengatakan, terkait dengan data korban rumah rusak milik Darkiyah umur (50), Wahidin (55)tahun, Abdurahman (50), Hengki (30) mereka semuanya beralamat di Dusun Limbangan RT 02 Rw 3 Desa Penggarit. Kerugian akibat bencana itu diperkirakan hingga Rp 50 juta, sedangkan korban jiwa tidak ada(*)

BERITA LAINNYA