Take a fresh look at your lifestyle.

Sudah Selayaknya RSUD Suradadi Miliki Masjid

323

SLAWI – RSUD Suradadi, Kabupaten Tegal setelah melalui proses verifikasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, mengalami naik tipe dari D ke C. Kenaikan tipe itu berimbas kepada kenaikan karyawan dan pasien. Kondisi itu dibutuhkan tempat ibadah yang lebih luas sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Fraksi Demokrat PKS (Desa) DPRD Kabupaten Tegal, Bakhrun, Senin (24/2). Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga warga Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, itu menilai RSUD Suradadi berkembang pesat. Tidah hanya dari sisi bangunan yang bertambah banyak, namun juga dari sisi pelayanan meningkat. Hal itu sebagai bentuk dari konsekuensi kenaikan tipe tersebut.

“Karyawannya sudah 260 orang. Oleh karena itu, butuh tempat ibadah yang lebih besar dan luas,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tegal yang membidangi pembangunan itu.

Selain itu, lanjut dia, jumlah pasien yang menginap di RSUD Suradadi semakin meningkat. Dalam sehari, RSUD tersebut melayani pasien yang menginap antara 60 orang dan 100 orang. RSUD Suradadi juga sudah layak memiliki tempat ibadah lebih luas, karena rumah sakit milik Pemkab Tegal itu berada di jalur pantura.

“Barangkali ada yang melintas untuk shalat bisa di masjid RSUD Suradadi. Ini salah satu bentuk pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Bakhrun saat peresmian gedung pelayanan di RSUD Suradadi beberapa waktu lalu, telah menyampaikan kebutuhan masjid di rumah sakit itu. Pemkab pernah menganggarkan pembangunan masjid di RSUD Suradadi pada tahun 2018. Namun, anggaran itu dirasionalisasi karena keterbatasan keuangan daerah.

“Kalau tanah sudah ada, tinggal anggarannya yang belum ada. Diperkirakan, membutuhkan anggaran sekitar Rp 1,7 miliar,” bebernya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA