Take a fresh look at your lifestyle.

Suami Penyiram Air Keras ke Istri dan Ibu Mertua Dibekuk

132

PEKALONGAN – Ruslam (32) alias Bolot, suami yang tega menyiramkan air keras ke Ika Puji Rahayu (23) (istri) dan Khoyimah (40) (ibu mertua) warga di Desa Silirejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (18/6) lalu, berhasil ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Pekalongan Kota di Jakarta. Usai beraksi, Ruslam sempat kabur dan bersembunyi di Balikpapan Kalimantan Kalimantan Timur, sebelum akhirnya ditangkap di Jakarta.

Penangkapan tersangka berkat kejelian Tim Resmob yang sudah sekian lama melakukan pengintaian terhadap jejak tersangka. “Tersangka Ruslam alias Bolot ditangkap di Jakarta. Dia (tersangka-red), usai beraksi sempat singgah di Jakarta sekitar satu pekan, kemudian ke Balikpapan selama satu pekan pula, dan kemudian kembali ke Jakarta sebelum akhirnya berhasil dibekuk,” terang Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu, didampingi Kasatreskrim AKP Supardi, dalam konferensi pers di aula Mapolres setempat, Rabu (31/7) siang.

Dijelaskan, dalam aksinya, tersangka telah merencanakan jauh-jauh hari dengan membeli air keras. Kemudian, tiba saatnya, tersangka mendatangi ke dua korban di rumahnya, dan menyiramkan air keras ke bagian wajah dan tangan korban hingga melepuh. Usai beraksi, tersangka kabur melarikan diri ke ibu kota dan ke Balikpapan Kalimantan Timur. “Motifnya sendiri tersangka tidak terima digugat cerai oleh istrinya,” tegasnya.

Berdasarkan catatan kepolisian, lanjut dia, tersangka juga diketahui seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan sudah pernah masuk penjara. Dikatakan, tersangka digugat cerai lantaran masalah keluarga dan kerap cekcok dengan istrinya. Akibat perbuatannya, korban mengalami cacat permanen di bagian wajah maupun tangannya. Tersangka sendiri dijerat UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dengan ancaman hukuman penjara selama sepuluh tahun.

Sementara, Ruslam mengaku nekad melakukan aksinya karena tidak terima digugat cerai istrinya. Sehingga, muncul niat busuk untuk melukai istrinya. “Air keras sudah saya persiapkan satu minggu sebelum kejadian,” tutur Ruslam. Hubungan antara Ruslam dan istrinya sudah dikarunia satu orang anak. Seperti diberitakan sebelumnya, dua orang yang terdiri atas ibu dan anak luka parah akibat disiram cairan kimia diduga air keras, Selasa (18/6). Kedua korban yakni, Khoyimah (40) dan Ika Puji Rahayu (23) warga Desa Silirejo RT 3 RW1, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Kondisi korban sangat memprihatinkan dengan luka di bagian wajah, tangan kaki, dan badan. Baju yang dipakai korban juga langsung hancur terkena cairan kimia air keras itu.

Khoyimah menuturkan, kejadian bermula saat dia dan anaknya tengah duduk di teras rumah. Tiba-tiba datang seorang pria yang mereka kenal dan langsung menyiramkan cairan ke tubuhnya. Khoyimah dan anaknya pun kaget dan berteriak kesakitan. Warga yang mendengar teriakan itu kemudian berdatangan dan langsung menolong korban ke rumah sakit. “Saya lagi duduk bareng anak saya di samping rumah dan tiba-tiba langsung disiram tubuh saya,” katanya. Khoyimah mengaku mengenal pelaku yang menyiramkan air keras yang tidak lain menantunya. (Kuswandi/ red2)

BERITA LAINNYA