Take a fresh look at your lifestyle.

Stok Beras 6.600 Ton Cukup Sampai Idul Fitri

223

PEMALANG – Stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Babadan, Kabupaten Tegal sebanyak 6.600 ton cukup untuk persediaan warga Kabupaten Pemalang sampai dengan Idul Fitri nanti. Kepala Cabang Bulog Karisidenan Pekalongan, Ari Apriansah mengatakan ribuan beras tersebut adalah hasil pengadaan tahun 2019 yang harus keluar dari gudang agar Bulog bisa menyerap gabah petani.

“Hingga kini stok beras masih aman kami fokus agar beras pengadaan tahun 2019 ini habis dan ganti dengan beras baru,”kata Ari saat menerima Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pemalang. Apalagi saat ini Kabupaten Pemalang sudah memasuki musim panen.

Sementara itu menyikapi kondisi sekarang dengan adanya wabah korona yang memengaruhi harga beberapa komoditas sembilan bahan pokok, Bulog mendapatkan tugas khusus dari pemerintah untuk mengadakan semacam operasi pasar.

Operasi pasar akan dilaksanakan dalam waktu dekat guna menekan kenaikan harga sembako. Saat ini salah satu komoditas sembako yaitu gula harganya sudah mencapai sebesar Rp 17.000-18.000. Sementara harga eceran tertinggi hanya Rp 12.500.

“Jumlah beras yang akan didistribusikan untuk wilayah Karisidenan Pekalongan sekitar 250 ribu ton, nanti akan dijual langsung kepada konsumen akhir bukan pada pedagang,”jelasnya.

Adapun operasi pasar yang dimaksud lanjut dia bukan layaknya operasi pasar seperti yang sudah biasa dilakukan namun kegiatan tersebut menurut Ari akan dibicarakan lebih lanjut dengan TPID kota/kabupaten. Hal itu lantaran dalam setiap kegiatan tidak boleh ada pengumpulan massa sebagaimana anjuran pemerintah terkait antisipasi pencegahan covid-19.

Sementara itu Kepala Bagian Perekonomian Fera Djoko Susanto, melalui Kasubag Perekonomian, Rizqi Yuliawan mengatakan kegiatan monitoring dengan mengunjungi gudang Bulog Babadan oleh TPID dimaksudkan untuk mengetahui ketersedian sembilan bahan pokok di pasar, gudang maupun distributor. “Pengecekan selain dilakukan di pasar juga langsung ke tempat penyimpanan,”kata Risqi.

Kemarin TPID yang mendatangi gudang Bulog terdiri atas Bagian Perekonomian dan SDA, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan, serta Satintelkam Polres Pemalang. Setelah berkunjung ke Bulog TPID juga melakukan pemantauan harga telur ke gudang telur milik swasta di Keluarahan Pelutan, Kecamatan Pemalang.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA