Take a fresh look at your lifestyle.

Status PDP Asal Lebaksiu dan Adiwerna Dipertanyakan

300

SLAWI – Anggota DPRD Kabupaten Tegal, M Khuzaeni mempertanyakan hasil tes swab Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kecamatan Lebaksiu dan Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal yang meninggal dunia, beberapa waktu lalu. Belum pastinya status pasien tersebut, membuat warga sekitar resah.

“Kami menyesalkan hasil swab yang terlalu lama, sehingga tidak segera diantisipasi agar tidak terus menyebar ke warga lainnya,” kata M Khuzaeni, politisi asal Partai Golkar itu, Senin (13/4).

Dikatakan, kejadiaan yang membuatnya miris, yakni kasus pasien di Desa Slawi Kulon, Kecamatan Slawi yang meninggal sebelum tes swab keluar. Setelah dimakamnya, ternyata warga itu positif terinfeksi Korona. Kendati pemakaman menggunakan standar penanganan pemakaman pasien Covid-19, namun hal tersebut membuat warga tidak segera siaga dalam menangani penyebaran virus tersebut.

“Bagaimana dengan hasil swab warga Lebaksiu dan Adiwena? kenapa belum dikeluarkan hasilnya, apakah postif atau negatif. Ini membuat warga resah dan cemas,” kata pria yang akrab disapa Jeni itu.

Menurut dia, data tentang pasien Covid-19 seharusnya segera disampaikan ke masyarakat. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat mendapatkan informasi yang tepat. Pasalnya, informasi yang simpangsiur membuat warga resah dan cemas. Bahkan, bisa menimbulkan persepsi yang berbeda sehingga rawan menimbulkan konflik. Dikhawatirkan, keluarga pasien dikucilkan dan hubungan antarwarga menjadi tidak harmonis.

“Pemkab harus mengawal tes swab agar hasilnya cepat keluar. Jangan hanya menunggu, tapi proaktif,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr Soeselo Slawi, dr Guntur menuturkan, hasil tes swab untuk warga Lebaksiu dan Adiwerna belum keluar dari Laboratorium Kesehatan Yogyakarta. Termasuk, pasien yang meninggal dunia dari Desa Karangjambu, Kecamatan Balapulang juga belum keluar.

“Belum ada/ belum jadi. Kami juga menunggu dari Lab Kes Yogja. Sudah dikirim Dinkes beberapa hari lalu,” kata dr Guntur melalui pesan singkat.(Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA